• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  2. Catalog
  3. laskar pelangi
Image of laskar pelangi

Text

PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda:

laskar pelangi

Andrea Hirata - Nama Orang;

Kisah apik Laskar Pelangi dimulai di desa Gantung di Belitong. Sekolah Muhammadiyah, sebuah sekolah miris, sedang memulai tahun ajaran baru. Miris karena gedungnya sudah sangat tua dan bisa rubuh kapan saja. Miris karena di malam hari gedungnya dipakai jadi kandang ternak. Miris karena atapnya yang bocor dan lebih miris lagi kapur basah saja harus dijemur lagi karena tak ada dana untuk membeli kapur, padahal kapurnya basah karena atapnya bocor!

Singkat cerita, 10 anak diterima jadi siswa baru mereka, sepuluh laskar pelangi yang warna dan kisahnya akan jadi cerita di novel ini. Mereka ialah Ikal (sang penulis sendiri), Lintang, Sahara, Mahar, A Kiong, Trapani, Borek, Syahdan, Kucai dan Harun. Mereka semuanya adalah anak melayu pesisir yang habis dilibas kemiskinan. Semuanya serba susah dan serba terbatas.

Ironi kisah ini ditambah lagi dengan kesenjangan sosial yang terjadi di Belitong saat itu. Sesungguhnya bukan miskin pulau Belitong itu! Timah-timah melimpah bersembunyi di dalam tanah. Nikmat sekali orang PN Timah mengeruk harta pulau itu. Mereka yang bekerja untuk PN Timah pun turut hidup bahagia sejahtera di dalam gedong-gedong perumahan.

Tapi kekayaan Belitong tak menjadi nikmat bagi kebannyakan penduduk melayu yang tinggal disana. Mereka tetap hidup miskin dan serba berkekurangan. Bahkan kebanyakan anak disana tidak bisa bersekolah karena harus ikut banting tulang mencari makan.

Salah satu highlight di novel ini adalah Pak Harfan dan Bu Muslimah. Meskipun mereka tak lepas dari kemiskinan, mereka tetap dengan tulus hati mendidik para Laskar Pelangi di sekolah Muhammadiyah itu dengan gaji seadanya. Bahkan karena gajinya tak cukup, mereka terpaksa mencari cara lain untuk menyambung hidup. Bu Mus misalnya, terpaksa part-time menjadi tukang jahit untuk menambah pemasukan. Tapi walau kehidupan mereka begitu berat, Pak Harfan dan Bu Muslimah berhasil menanamkan pentingnya nilai pendidikan bagi siswa mereka. Guru-guru hebat ini berhasil mengajarkan muridnya untuk berani bermimpi.

Novel ini banyak bercerita tentang bagaimana kemiskinan tidak menyurutkan semangat anak-anak melayu kampung di pelosok belitong itu. Lintang misalnya - yang menjadi banyak sorotan - harus menempuh jarak 80 kilometer pulang pergi jika ingin bersekolah. Tidak hanya sampai disitu, dia juga harus bertaruh nyawa karena di tengah jalan dia masih perlu berhadapan dengan buaya!

Berbicara tentang Lintang, jangan sampai salah! Justru Lintang-lah yang kemudian menjadi murid paling cemerlang di sekoalah itu. Bahkan kecerdasanya melampai anak-anak SD PN Timah, sekolah elit dengan fasilitas serba ada. Hal ini terbukti karena Lintang, Ikal, dan Sahara menang beradu cemerlang dengan anak-anak SD PN Timah di lomba cerdas cermat. Apik, bukan?

Namun duka menimpa, meskipun cerdas, keadaan membuat Lintang terpaksa berhenti bersekolah. Ayahnya yang seorang nelayan hilang ketika melaut, tak pernah kembali lagi. Terpaksa Lintang menggatikan ayahnya untuk mencari nafkah dan membesarkan adiknya. Kalau dilihat, tak banyak sesungguhnya yang bisa dicita-citakan anak-anak miskin didikan Bu Mus itu, tapi cita-citanya yang tak seberapa itupun harus ditepis lagi karena nasib memang sedang tak enak badan.

Novel Laskar Pelangi adalah cerita tentang bagiamana kesepuluh anak-anak miskin melayu ini menjalani hidup di tengah segala keterbatasan, namun tetap berani bermimpi. Kisah mereka dipenuhi dengan suka, duka, nestapa, dan tentu saja jenaka. Kisah ini menceritakan bagaimana ketulusan hati dan integritas seorang Pak Harfan dan Bu Mus berbuah manis, hingga anak-anak didik mereka menjadi orang-orang hebat.

Ketersediaan
LokasiKode EksemplarNo. PanggilStatus
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBIEBUSM 24530813Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813
Penerbit
: Bentang pustaka, 2015
Deskripsi Fisik
x, 534p. ;21 cm ;21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-3062-79-7
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Ebook
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas

Tidak Ada Data

Komentar
Anda harus masuk sebelum memberikan komentar
Resensi Buku
Login untuk menulis resensi

Belum ada resensi untuk buku ini.


PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Selamat datang di Perpustakaan SMA Yasporbi . Kami Memiliki koleksi yang beragam mulai dari buku cetak, buku elektronik, hingga database lainnya, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.

Statistik Pengunjung

Hari ini 4.510
Online: 4.491 Onsite: 19
Bulan ini 22.071
Online: 22.042 Onsite: 29
Total 179.703
Online: 156.708 Onsite: 22.995

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar