Text
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
Penilaian
0,0
dari 5Fransiskus, Manusia Pendoa
“Dalam pengakuan dosa itu, sesuatu yang aneh terjadi pada saya. Saya tidak tahu apa itu, tetapi itulah yang mengubah hidup saya; saya boleh mengatakan ada sesuatu yang membuat saya tak berdaya... sesuatu yang sangat mengejutkan, sebuah pertemuan yang memesona. Saya sadar bahwa mereka sedang menantikan saya. Itulah yang disebut pengalaman religius: rasa terguncang ketika mengetahui bahwa seseorang sedang menunggu saya. Sejak saat itu, bagi saya, Tuhan adalah pihak pertama yang mencari kita.
Doa tidak pernah berakhir dengan terkabulnya keinginan seseorang atau terwujudnya kehendak Tuhan; sebaliknya, kedua hal itu agaknya akan saling bertemu di tempat tertentu dan berjalan bersama-sama. Ketika doa sekadar menjadi aksi liturgi atau peristiwa sosial, kita menghadapi risiko kehilangan kekuatan dan harapan yang dibawanya. Oleh sebab itu, Paus Fransiskus percaya bahwa doa harus menjadi pusat segalanya.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI | 24860 | 922.1 ESC p | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 922.1 ESC p
- Penerbit
- Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2024
- Deskripsi Fisik
- xiv, 199 hlm. ; 19 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-03-2106-6
- Klasifikasi
- 922.1
- Tipe Isi
- text
- Tipe Media
- unmediated
- Tipe Pembawa
- volume
- Edisi
- -
- Subjek
- Biografi
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- ESCOBAR
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah