Implementasi Algoritma K-Means Untuk Mengenali Pola Jemaat Dalam Kegiatan Pelayanan Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Jl. Jend Sudirman Duri
HUTAGALUNG, CRISTIN CIINTIKE
Gereja Pentakosta Indonesia adalah sebuah kelompok Gereja Kristen di
Indonesia yang berawal dari daerah Tapanuli, provinsi Sumatera Utara. Merupakan
pembagian dari Gereja Pentakosta Tanah Batak Tapanuli dan Gereja Pentakosta
Sumatera Utara. Dan kini berkembang di kota Duri yang beralamat di Jl. Jend
Sudirman, Air Jamban, Kec. Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau 28784, pada tahun
1978. Jumlah umat Gereja Pentakosta Indonesia sidang Jl. Jend Sudirman saat ini
sekitar 80 kepala keluarga dengan jumlah 180 jiwa. Salah satu kegiatan diakonia gereja
adalah pelayanan terhadap jemaat yang belum dibaptis padahal sudah melewati batas
usia baptis pada umumnya. Jika gereja bisa mengetahui pola jemaat yang melakukan
hal tersebut maka hal itu bisa diminimalisir. Penelitian ini mengimplementasikan
algoritma K-Means Clustering, K-Means merupakan salah satu metode data clustering
non hirarki yang berusaha mempartisi data yang ada ke dalam bentuk satu atau lebih
cluster/kelompok yang memiliki karakteristik yang sama menyingkat ke dalam suatu
cluster yang sama dan data yang memiliki karakteristik yang berbeda digabungkan ke
dalam kelompok yang lain. Data jemaat berjumlah 136 record diproses dengan
penerapan algoritma K-Means pada software RapidMiner Studio Versi 10.1. Jumlah
cluster inputan adalah 4 cluster. Hasil clustering menghasilkan cluster 0 sejumlah 32
record (24%), cluster 1 sejumlah 37 record (27%), cluster 2 sejumlah 26 record (19%)
dan cluster 3 sejumlah 41 record (30%).
Indonesia yang berawal dari daerah Tapanuli, provinsi Sumatera Utara. Merupakan
pembagian dari Gereja Pentakosta Tanah Batak Tapanuli dan Gereja Pentakosta
Sumatera Utara. Dan kini berkembang di kota Duri yang beralamat di Jl. Jend
Sudirman, Air Jamban, Kec. Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau 28784, pada tahun
1978. Jumlah umat Gereja Pentakosta Indonesia sidang Jl. Jend Sudirman saat ini
sekitar 80 kepala keluarga dengan jumlah 180 jiwa. Salah satu kegiatan diakonia gereja
adalah pelayanan terhadap jemaat yang belum dibaptis padahal sudah melewati batas
usia baptis pada umumnya. Jika gereja bisa mengetahui pola jemaat yang melakukan
hal tersebut maka hal itu bisa diminimalisir. Penelitian ini mengimplementasikan
algoritma K-Means Clustering, K-Means merupakan salah satu metode data clustering
non hirarki yang berusaha mempartisi data yang ada ke dalam bentuk satu atau lebih
cluster/kelompok yang memiliki karakteristik yang sama menyingkat ke dalam suatu
cluster yang sama dan data yang memiliki karakteristik yang berbeda digabungkan ke
dalam kelompok yang lain. Data jemaat berjumlah 136 record diproses dengan
penerapan algoritma K-Means pada software RapidMiner Studio Versi 10.1. Jumlah
cluster inputan adalah 4 cluster. Hasil clustering menghasilkan cluster 0 sejumlah 32
record (24%), cluster 1 sejumlah 37 record (27%), cluster 2 sejumlah 26 record (19%)
dan cluster 3 sejumlah 41 record (30%).
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-14T05:25:40Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah