STUDI PENEMPATAN RECLOSER PADA JARING DISTRIBUSI 20 KV DI PENYULANG 12 KUALU PT. PLN (PERSERO) RAYON PANAM
Rahmatul Iklas, Asep; Arlenny, Arlenny; Situmeang, Usaha
Recloser pada jaring distribusi tenaga listrik memiliki peranan yang sangat penting guna keandalan
dan kontinuitas serta keamanan penyaluran tenaga listrik di PT. PLN (Pesero) Rayon Panam, terutama pada
bagian ujung beban dan percabangan tiga phasa. Recloser berfungsi sebagai pengaman setelah Pemutus
(PMT) yang biasanya diletakkan pada zona dua atau tiga. Recloser sendiri dapat memutus arus dan
menutup kembali secara otomatis dengan selang waktu yang dapat diatur.
Jaring distribusi 20 kV sering mengalami gangguan baik secara eksternal maupun internal. Gangguan
secara eksternal berupa surja yang diakibatkan oleh petir, sedangkan pada gangguan internal disebabkan oleh
surja hubung yang disebabkan karena buka dan tutup Circuit Breaker (CB). Gangguan bersifat sementara
maupun permanen. Gangguan sementara akan hilang dengan sendirinya sedangkan permanen membutuhkan
operator untuk menetralkan gangguan.
Dari hasi program Algoritma Genetika penempatan recloser di penyulang12 kualu bisa dihitung
perbandingannya menggunakan SAIDI dan SAIFI antara pemasangan recloser sebelum dan sesudah
menggunakan program GA, hasil yang didapat sesudah menggunakan program GA itu lebih kecil gangguan
yang terjadi dibandingkan sebelum menggunakan program Algoritma Genetika dengan data SAIDI dan
SAIFI turun sebesar 0,42 Jam/tahun/pelanggan dan 7,73 Kali/tahun/ pelanggan.
Kata kunci : Penempatan Recloser, Program GA, Jaring Distribusi 20 kV.
dan kontinuitas serta keamanan penyaluran tenaga listrik di PT. PLN (Pesero) Rayon Panam, terutama pada
bagian ujung beban dan percabangan tiga phasa. Recloser berfungsi sebagai pengaman setelah Pemutus
(PMT) yang biasanya diletakkan pada zona dua atau tiga. Recloser sendiri dapat memutus arus dan
menutup kembali secara otomatis dengan selang waktu yang dapat diatur.
Jaring distribusi 20 kV sering mengalami gangguan baik secara eksternal maupun internal. Gangguan
secara eksternal berupa surja yang diakibatkan oleh petir, sedangkan pada gangguan internal disebabkan oleh
surja hubung yang disebabkan karena buka dan tutup Circuit Breaker (CB). Gangguan bersifat sementara
maupun permanen. Gangguan sementara akan hilang dengan sendirinya sedangkan permanen membutuhkan
operator untuk menetralkan gangguan.
Dari hasi program Algoritma Genetika penempatan recloser di penyulang12 kualu bisa dihitung
perbandingannya menggunakan SAIDI dan SAIFI antara pemasangan recloser sebelum dan sesudah
menggunakan program GA, hasil yang didapat sesudah menggunakan program GA itu lebih kecil gangguan
yang terjadi dibandingkan sebelum menggunakan program Algoritma Genetika dengan data SAIDI dan
SAIFI turun sebesar 0,42 Jam/tahun/pelanggan dan 7,73 Kali/tahun/ pelanggan.
Kata kunci : Penempatan Recloser, Program GA, Jaring Distribusi 20 kV.
Detail Information
- Publisher
- reviewers
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-11-07T03:20:47Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah