Pendidikan multikultural dan revitalisasi hukum adat dalam perspektif sejarah
Pendidikan multikultural sedang melanda dunia. Demikianlah
kira-kira sebuah kalimat pendek yang dapat dipakai untuk
melukiskan betapa para akademisi dan praktisi pendidikan di
berbagai negara sedang berwacana dan berdialog tentang
pendidikan multikultural. Ternyata bukan hanya para akademisi dan praktisi pendidikan saja; bahkan para politikus, sekuritiawan, ekonom, dan kaum profesional pada umumnya sampai dengan para pemimpin negara banyak yang dengan sengaja melibatkan diri pada perbincangan tentang jenis pendidikan "aneka budaya" tersebut.
Pendidikan multikultural itu sendiri memiliki banyak arti. Ada yang mengartikan pendidikan multikultural sebagai pendidikan yang didasarkan kepada realitas kemajemukan budaya yang ada di masyarakat; ada yang mengartikan pendidikan multicultural sebagai pendidikan yang berorientasi pada pengembangan secara positif nilai-nilai perbedaan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat; dan ada pula yang mengartikan pendidikan multikultural sebagai sebuah paham baru yang bertujuan untuk mengembangkan demokrasi berdasarkan keragaman budaya masyarakat.
kira-kira sebuah kalimat pendek yang dapat dipakai untuk
melukiskan betapa para akademisi dan praktisi pendidikan di
berbagai negara sedang berwacana dan berdialog tentang
pendidikan multikultural. Ternyata bukan hanya para akademisi dan praktisi pendidikan saja; bahkan para politikus, sekuritiawan, ekonom, dan kaum profesional pada umumnya sampai dengan para pemimpin negara banyak yang dengan sengaja melibatkan diri pada perbincangan tentang jenis pendidikan "aneka budaya" tersebut.
Pendidikan multikultural itu sendiri memiliki banyak arti. Ada yang mengartikan pendidikan multikultural sebagai pendidikan yang didasarkan kepada realitas kemajemukan budaya yang ada di masyarakat; ada yang mengartikan pendidikan multicultural sebagai pendidikan yang berorientasi pada pengembangan secara positif nilai-nilai perbedaan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat; dan ada pula yang mengartikan pendidikan multikultural sebagai sebuah paham baru yang bertujuan untuk mengembangkan demokrasi berdasarkan keragaman budaya masyarakat.
Detail Information
- Publisher
- Kemeterian Kebudayaan dan Pariwisata
- Tahun
- 2005
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2018-10-19T14:30:14Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah