Kajian naskah kuno perbendaraan ilmu jilid I bilangan 9&10
Galba, Sindu; Yusuf, Wiwiek Pertiwi; Siregar, H.R Jonny; Soimun, Soimun
Naskah kuno Melayu kebanyakan menggunakan huruf ArabMelayu
yang dikenal pula sebagai huruf Jawi. Dengan huruf yang
demikian hanya orang-orang tertentu yang dapat "menyentuhnya" dan orang yang tidak "mengetahui" huruf itu tidak berminat menyentuhnya. Perbandingan antara orang yang "mengetahui" dan "Tidak mengetahui" di zaman sekarang lebih banyak yang tidak mengetahui. Bahkan ada
sementara orang yang menganggap dengan melihat fisiknya dari naskah kuno akan merusak kesehatan. Untuk memindahkan sebuah naskah kuno harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
yang dikenal pula sebagai huruf Jawi. Dengan huruf yang
demikian hanya orang-orang tertentu yang dapat "menyentuhnya" dan orang yang tidak "mengetahui" huruf itu tidak berminat menyentuhnya. Perbandingan antara orang yang "mengetahui" dan "Tidak mengetahui" di zaman sekarang lebih banyak yang tidak mengetahui. Bahkan ada
sementara orang yang menganggap dengan melihat fisiknya dari naskah kuno akan merusak kesehatan. Untuk memindahkan sebuah naskah kuno harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1997
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-10-22T02:02:53Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah