Kerinci Dari Batu Larung ke Aksara Incung
Adnan, Mekka Syed Nury M.
Kebudayaan terbentuk dari sebuah gagasan, tindakan, dan hasil karya masyarakat. Kebudayaan merupakan bagian penting dalam proses pembangunan karakter dan mental bangsa. Dalam dunia pendidikan, kebudayaan perannya sangat penting dalam membentuk karakter dan mental siswa melalui proses belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah.“Buku Pengayaan Rumah Peradaban” berjudul ARKEOLOGI KERINCI (DARI BATU LARUNG HINGGA AKSARA INCUNG) yang diterbitkan oleh Balai Arkeologi Sumatera Selatan ini, berisi pengetahuan yang simpel dan menarik tentang peninggalan sejarah budaya pada masa lalu (masa prasejarah). Buku ini terbit berkaitan dengan program “Rumah Peradaban” yang merupakan sarana edukasi dan Memasyarakatan hasil-hasil penelitian arkeologi untuk memberikan pemahaman tentang sejarah dan nilai budaya masa lalu untuk pencerdasan bangsa, penumbuhan semangat kebangsaan, serta membangun karakter dan jatidiri bangsa.
Diharapkan, buku ini dapat mendekatkan ilmu arkeologi sebagai bagian dari kebudayaan dalam pembelajaran di sekolah-sekolah, khususnya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai bekal pengetahuan tentang peninggalan nenek moyang masa lalu. Buku ini juga dapat
digunakan oleh para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bahan sumber belajar atau bahan ajar untuk diberikan kepada peserta didik. Sejalan dengan moto Rumah Peradaban, yaitu “Mengungkap, Memaknai, dan Mencintai”, kiranya melalui buku ini masyarakat dapat
memahami, mengungkap, memaknai, dan mencintai warisan budaya bangsa. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbitnya buku ini.Semoga kehadiran Buku Pengayaan Rumah Peradaban ini dapat meningkatkan minat baca, sehingga peserta didik/guru dan masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan arkeologi. “Kita belajar dari masa lalu untuk membangun masa kini dan merancang masa depan”.
Diharapkan, buku ini dapat mendekatkan ilmu arkeologi sebagai bagian dari kebudayaan dalam pembelajaran di sekolah-sekolah, khususnya Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai bekal pengetahuan tentang peninggalan nenek moyang masa lalu. Buku ini juga dapat
digunakan oleh para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bahan sumber belajar atau bahan ajar untuk diberikan kepada peserta didik. Sejalan dengan moto Rumah Peradaban, yaitu “Mengungkap, Memaknai, dan Mencintai”, kiranya melalui buku ini masyarakat dapat
memahami, mengungkap, memaknai, dan mencintai warisan budaya bangsa. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terbitnya buku ini.Semoga kehadiran Buku Pengayaan Rumah Peradaban ini dapat meningkatkan minat baca, sehingga peserta didik/guru dan masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan arkeologi. “Kita belajar dari masa lalu untuk membangun masa kini dan merancang masa depan”.
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeologi Sumatera Selatan
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-08-28T10:23:58Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah