Jendela Pendidikan dan Kebudayaan: media komunikasi dan inspirasi XVI/Oktober 2017
Santoso, Ari; Budiyono, Luluk; Salpiati, Emi; Anbarini, Ratih; Rogeleonick, Aline; Maulipaksi, Desliana; Gracia, Gloria; Hartono, Seno; Bahari, Agi; Retnawati, Dwi; Putri, Ryka Hapsari
Asupan gizi yang baik dibutuhkan semua orang, termasuk siswa
sekolah agar mampu menerima materi pembelajaran yang
diberikan dengan baik pula. Menyadari pentingnya nutrisi pada anak, Pemerintah sejak 1997 memulai Program Makanan
Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS). Program itu dimaksudkan sekaligus menjawab persoalan tubuh pendek atau
stunting yang masih
membayangi anak-anak Indonesia. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang panjang. Selain menyerang fisik, penyakit ini juga menyerang otak anak yang memungkinkan perkembangan
intelektualnya jadi terhambat.Upaya peningkatan kualitas gizi dan kesehatan siswa ini dilanjutkan dengan program yang lebih komprehensif, berupa Program Gizi Anak Sekolah
(Progas) yang diluncurkan pertama kali pada 2016 hingga saat ini. Program ini menggabungkan pemberian sarapan sehat serta pendidikan gizi dan karakter agar sarapan sehat menjadi
suatu kebiasaan bagi siswa sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan siswa sehat berprestasi sebagai generasi penerus bangsa.
sekolah agar mampu menerima materi pembelajaran yang
diberikan dengan baik pula. Menyadari pentingnya nutrisi pada anak, Pemerintah sejak 1997 memulai Program Makanan
Tambahan Anak Sekolah (PMT-AS). Program itu dimaksudkan sekaligus menjawab persoalan tubuh pendek atau
stunting yang masih
membayangi anak-anak Indonesia. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang panjang. Selain menyerang fisik, penyakit ini juga menyerang otak anak yang memungkinkan perkembangan
intelektualnya jadi terhambat.Upaya peningkatan kualitas gizi dan kesehatan siswa ini dilanjutkan dengan program yang lebih komprehensif, berupa Program Gizi Anak Sekolah
(Progas) yang diluncurkan pertama kali pada 2016 hingga saat ini. Program ini menggabungkan pemberian sarapan sehat serta pendidikan gizi dan karakter agar sarapan sehat menjadi
suatu kebiasaan bagi siswa sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan siswa sehat berprestasi sebagai generasi penerus bangsa.
Detail Information
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2017-10-26T13:25:08Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah