Kikeor kah iyah? = Hilang ke mana?
Anshori, Elvi
Caca dan teman-temannya terpilih untuk ikut tari masal. Tari tradisi Enggano. Ada tari perang, tari semut, dan beberaa tarian lainnya. Tarian sekaligus permainan. Untuk tari masal dibutuhkan perlengkapan tari yang harus dibuat sendiri, perlengkapan tari itu berupa mahkota dari daun pandan dan daun nangka, juga ada penutup tubuh dari daun pisang kering. Anak-anak harus membuat dan menyediakan sendiri perlengkapan tari itu. Maka anak-anak bersama-sama dan bergotong royong menyiapkan perlengapan tari. Caca juga membuat perlengkapan tari. Di saat akan latihan gabungan perlengkapan tari Caca hilang, hingga ia bersedih juga sangat takut. Di luar pengetahuan Caca ternyata teman-teman Caca bergotong royong membuatkan perlengkapan tari Caca. Caca jadi senang dan bersemangat untuk latihan gabungan. Dicerita ini diselipkan beberapa bahasa dan syair Enggano agar pembaca sedikit memahami bahasa dan ungkapan Enggano. Bahasa Enggano adalah salah satu bahasa yang hampir punah karena jumlah penuturnya semakin sedikit. Enggano adalah pulau terluar di Provinsi Bengkulu. Enggano masuk sebagai wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Sebagai satu kecamatan, yaitu kecamatan Enggano.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Bengkulu
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-02-04T13:07:51Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah