Parahu keretas = Perahu kertas
Adawiah, Dewi
Azkia sedih karena boneka kesayangannya rusak. Azkia juga merengek kepada ibunya agar dibelikan lagi boneka. Karena belum memiliki uang, Ibu memintanya menunggu sampai waktu ayahnya gajian. Laili, kakaknya Azkia menghiburnya. Dibuatkannya perahu mainan dari kertas, kemudian dibawa hanyut oleh air selokan. Azkia merasa gembira. Laili dan ibunya pun ikut senang. Kegembiraan tidak selalu tercipta oleh sesuatu yang mahal, tetapi juga oleh hal-hal yang sederhana.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat
- Tahun
- 2025
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-12-17T01:32:13Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah