Menor
Suprihono, Agus
Sawah milik Mbah Kakung diserang hama tikus. Mbah Kakung sedih sekali. Bapak yang mendengar hal itu, lalu datang kerumah Mbah Kakung. Ibu, Tini, dan Tono diajak. Mbah Kakung sudah tidak mau lagi menjadi petani. Selain karena merasa sudah tidak mampu, sekarang mencari pupuk susah. Bapak lalu membujuk supaya Kakek mau melanjutkan mengolah lahan pertanian miliknya. Tetapi, pemikiran Mbah Kakung tampaknya sudah tidak bisa diubah. Bapak merasa bingung bagaimana caranya supaya Mbah Kakung bersedia bertani lagi.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-10-09T06:17:04Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah