Keluarga Minangkabau tanpa anak perempuan: problematika dan implikasi sosial
Refisrul, Refisrul
Sebagaimana diketahui, masyarakat Minangkabau menganut prinsip keturunan berdasarkan nasab ibu (matrilineal). Dan menentukan perempuan sebagai pelanjut keturunan sebuah keluarga. Sehingga, anak perempuan sangat diharapkan kehadirannya dalam keluarga Minangkabau dan keluarga yang tidak memilki anak perempuan di Minangkabau, akan terputus keturunannya (punah). Kondisi tidak memiliki anak perempuan dalam keluarga, dengan sendirinya menimbulkan problematika bagi keluarga bersangkutan dan implikasi sosial di tengah masyarakatnya. Keanekaragaman etnik pada gilirannya dapat dimaknai dan dikelola menjadi spirit intelektual cerdas (intelektual question) yang secara internal menguat dari berbagai bentuk kearifan lokal-kearifan lokal (local wisdom) yang dimiliki oleh setiap sukubangsa yang ada di Indonesia. Masyarakat Minangkabau yang dikenal sebagai masyarakat etnis pemilik sistem kekerabatan matrilineal, sehingga menarik hubungan darah berdasarkan garis keturunan ibu, menempatkan kaum perempuan pada posisi yang sentral. Konsekuensinya adalah, sebuah keluarga akan menghadapi banyak persoalan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan apabila tidak memiliki anak perempuan. Oleh karena itu, kelahiran anak perempuan menjadi sangat diharapkan oleh setiap keluarga, terutama dalam kerangka memelihara kehormatan melalui keberlanjutan keturunan dan sistem kekerabatan.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang
- Tahun
- 2011
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T01:59:47Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah