Kebhinekaan budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah
Tolla, Marlin
Papua merupakan wilayah yang sangat menarik untuk kajian percampuran budaya (cultural mix) atau asimilasi antara ras Australo-Melanesoid dengan Mongloid/Austronesia. Ras Australo-Melanesoid (Papua) tampaknya telab mengbuni wilayab ini sebelum kebadiran migrasi Austronesia sekitar 5000 tabun yang lalu. Bukti-bukti arkeologis di situs Kuk mengindikasikan adanya kegiatan pertanian sekitar 7000 tabun yang lalu, atau sebelum kebadiran penutur Austronesia di Papua. Kajian tentang awal pertanian di Papua merupakan topik yang menarik dilakukan di daerab ini. Pertanyaan yang muncul apakab pertanian umbi-umbian (taro dan yam) di Papua bersifat independen, seperti balnya gandum di Asia Barat, padi di Cina dan India, serta jagung di Amerika Selatan. Kajian awal pertanian di Papua yang sudah dirintis oleb peneliti terdabulu perlu dilanjutkan di masa yang akan datang, dan deskripsi hasil penelitian yang dilakukan selama ini telab dimuat dalam buku ini. Buku ini sangat penting untuk dibaca sebagai panduan untuk memahami dinamika budaya Papua dari masa lalu hingga saat ini. Semoga buku ini menjadi media pembelajaran mengenai arkeologi Papau, dinamika dan percampuran atau hibridisasi budaya antara masyarakat Papua dan kelompok Austronesia.
Detail Information
- Publisher
- Balai Arkeologi Papua, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-26T07:17:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah