Sayonara, saudara tua! akhir pendudukan, datang kemerdekaan
Tjahjawulan, lndah; Chotimah, Chusnul
Di ambang kekalahannya menghadapi Sekutu dalam perang dunia, pemerintahan pendudukan Jepang segera mengambil berbagai kebijakan untuk mengambil hati rakyat Indonesia agar tetap mendukungnya. Bermacam posisi penting dalam pemerintahan diberikan kepada tokoh nasionalis Indonesia seraya menjanjikan kemerdekaan di kemudian hari. Jepang seolah-olah juga mempersiapkan alih kekuasaan secara bertahap ke tangan rakyat Indonesia melalui badan-badan persiapan kemerdekaan yang dibentuknya. Kebijakan minshin haku itu dimanfaatkan dengan baik oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia. Rasa kebangsaan pada umumnya masyarakat Indonesia terus tumbuh dan berkembang. Meskipun masih terdapat perbedaan pandangan antara kelompok nasionalis senior dan kelompok pemuda tentang bagaimana melaksanakan proklamasi kemerdekaan, hal itu tidak menyurutkan gairah menyambut kebebasan yang sesungguhnya. Pengalaman bersama akibat penjajahan Jepang-juga masa-masa pahit kolonial sebelumnya membuat kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia makin kukuh.
Detail Information
- Publisher
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-16T00:50:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah