Revitalisasi kesenian dongkrek dalam rangka penguatan budaya lokal
Kutanegara, Pande Made; Susilantini, Endah; Nurwanti, Yustina Hastrini; Suyami, Suyami; Rohman, Rohman; Suryadmaja, Galih; Pronowibowo, Diaz Agung
Bagi kalangan sejarawan, Madiun bukan hanya telah memberikan dokumen- dokumen kesejarahan yang masih hidup, tetapi juga bisa menjadi inspirasi bagi terlahirnya tema-tema kesejarahan tertentu. Bagi kalangan seniman Madiun juga menyimpan begitu banyak bentuk kesenian khas yang unik dan mentradisi. Salah satu kesenian itu, diantaranya adalah, kesenian mensejarah yang dikenal dengan nama kesenian Dongkrek. Kesenian Dongkrek terlahir diantara tenunan tenunan tebal dari pengalaman budaya, kesejarahan, dan tradisi yang begitu mendalam dan mengagumkan dari kekhasan kawasan Caruban tersebut. Dalam historisnya, kesenian ini telah diyakini sebagai kesenian sakral yang begitu menyejarah, baik bagi masyarakat Mejayan maupun Caruban pada umumnya. Dongkrek yang tumbuh dari tradisi masyarakat di Desa Mejayan, yang kini telah menjadi kesenian khas daerah Madiun. Fenomena ini menjadi menarik untuk diteliti lebih jauh, karena pada saat kesenian tradisi lain berguguran dan ditinggalkan pendukungnya, justru kesenian ini mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-09-18T03:09:46Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah