Jendela Pendidikan dan Kebudayaan edisi XXXI Desember 2018 : Merakit strategi majukan kebudayaan
Budiyono, Luluk; Salpiati, Emi; Anbarini, Ratih; Sugianto, Dennis; Maulipaksi, Desliana; Putri, Ryka Hapsari; Bahari, Agi; Sari, Prima; Retnawati, Dwi; Anugrahmawaty, Denty; Gumay, Hafez; Astika, Anom; Suryajaya, Martin
TAHUN 2018 tepat 100 tahun Kongres Kebudayaan
Indonesia (KKI). Momen tersebut tidak hanya
istimewa, tetapi juga bermakna bagi bangsa
Indonesia khususnya para pegiat budaya dan
pemangku kepentingan di bidang kebudayaan. Pada
kesempatan ini, diserahkan secara resmi dokumen
yang berisi strategi kebudayaan kepada Presiden
Joko Widodo dari perwakilan budayawan. Setelah
disahkan Presiden, strategi kebudayaan ini akan
menjadi rujukan dalam membuat kebijakan di bidang
kebudayaan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.
Setidaknya terdapat tujuh resolusi yang dihasilkan
dari KKI 2018. Strategi kebudayaan tersebut
disusun berdasarkan rangkuman Pokok Pikiran
Kebudayaan Daerah (PPKD) dari berbagai wilayah
di tanah air dan menjadi dasar perumusan Rencana
Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK) yang menjadi
acuan dalam penyusunan rencana pembangunan
jangka pendek, jangka menengah, dan jangka
panjang.
Perjalanan penyusunan dokumen Strategi
Kebudayaan hingga akhirnya diserahkan dan
rencana tindak lanjut setelah diterima oleh Presiden
inilah yang JENDELA hadirkan pada edisi kali ini.
Artikel tersaji dalam rubrik Fokus setebal 21
halaman. Seperti biasa, sebagai pelengkap, tersaji
pula infografis yang berisi data dukung terhadap
artikel-artikel terkait.
Pada rubrik Resensi Buku, redaksi suguhkan
buku koleksi perpustakaan Kemendikbud berjudul
“Bianglala Budaya: Rekam Jejak 95 Tahun Kongres
Kebudayaan 1918-2013” yang diterbitkan pada
2013. Ulasan singkat buku ini menambah lengkap
topik utama edisi JENDELA kali ini yang membahas
tentang KKI.
Semakin lengkap JENDELA kali ini dengan
rubrik Kajian yang juga mengulas tentang topik
kebudayaan. Sebuah kajian yang mengulas tentang
alasan komunitas Kao asal Kabupaten Halmahera
Utara, Maluku Utara melestarikan kebudayaan
tradisional di tengah budaya global dan kondisi
bahasanya yang terancam punah. Artikel ini
disajikan dalam bahasa ringan namun bernas.
Tidak lupa di bagian akhir majalah ini, kami hadirkan
rubrik Bangga Berbahasa Indonesia sebanyak dua
halaman. Disajikan dengan bahasa yang ringan, kami
berharap dapat menambah wawasan kita terhadap
bahasa Indonesia.
Indonesia (KKI). Momen tersebut tidak hanya
istimewa, tetapi juga bermakna bagi bangsa
Indonesia khususnya para pegiat budaya dan
pemangku kepentingan di bidang kebudayaan. Pada
kesempatan ini, diserahkan secara resmi dokumen
yang berisi strategi kebudayaan kepada Presiden
Joko Widodo dari perwakilan budayawan. Setelah
disahkan Presiden, strategi kebudayaan ini akan
menjadi rujukan dalam membuat kebijakan di bidang
kebudayaan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan.
Setidaknya terdapat tujuh resolusi yang dihasilkan
dari KKI 2018. Strategi kebudayaan tersebut
disusun berdasarkan rangkuman Pokok Pikiran
Kebudayaan Daerah (PPKD) dari berbagai wilayah
di tanah air dan menjadi dasar perumusan Rencana
Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK) yang menjadi
acuan dalam penyusunan rencana pembangunan
jangka pendek, jangka menengah, dan jangka
panjang.
Perjalanan penyusunan dokumen Strategi
Kebudayaan hingga akhirnya diserahkan dan
rencana tindak lanjut setelah diterima oleh Presiden
inilah yang JENDELA hadirkan pada edisi kali ini.
Artikel tersaji dalam rubrik Fokus setebal 21
halaman. Seperti biasa, sebagai pelengkap, tersaji
pula infografis yang berisi data dukung terhadap
artikel-artikel terkait.
Pada rubrik Resensi Buku, redaksi suguhkan
buku koleksi perpustakaan Kemendikbud berjudul
“Bianglala Budaya: Rekam Jejak 95 Tahun Kongres
Kebudayaan 1918-2013” yang diterbitkan pada
2013. Ulasan singkat buku ini menambah lengkap
topik utama edisi JENDELA kali ini yang membahas
tentang KKI.
Semakin lengkap JENDELA kali ini dengan
rubrik Kajian yang juga mengulas tentang topik
kebudayaan. Sebuah kajian yang mengulas tentang
alasan komunitas Kao asal Kabupaten Halmahera
Utara, Maluku Utara melestarikan kebudayaan
tradisional di tengah budaya global dan kondisi
bahasanya yang terancam punah. Artikel ini
disajikan dalam bahasa ringan namun bernas.
Tidak lupa di bagian akhir majalah ini, kami hadirkan
rubrik Bangga Berbahasa Indonesia sebanyak dua
halaman. Disajikan dengan bahasa yang ringan, kami
berharap dapat menambah wawasan kita terhadap
bahasa Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-20T19:56:02Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah