Inventarisasi tokoh seni dan sastra Kalimantan Timur (Muhammad Sattar Miskan dan Syafruddin Pernyata)
Asnaini, Asnaini; Natsir, Muhammad
Dua tokoh budaya yang diangkat dalam buku ini yaitu Muhammad Sattar Miskan dan Syafruddin Pernyata, memiliki kesamaan yakni pensiunan pegawai negeri sipil dengan aktivitas berkesenian yang hampir serupa, yaitu seni teater dan satra. Muhammad Sattar Miskan adalah putra Samarinda kelahiran Pakauman, Martapura pada 4 September 1938. Sebagai seorang pegawai yang ingin fokus berkesenian, ia mengajukan pensiun dini. Dunia sastra yang digelutinya yaitu menulis naskah drama, puisi dan cerita pendek, serta bergabung dalam sanggar dan teater. Hingga akhir hayatnya, ia memimpin sanggar Kakamban Habang yang menghidupkan kesenian tradisional mamanda di Kota Samarinda. Ia juga mendirikan Anjangsana Teater Indonesia. Setelah tutup usia, kegiatan berkeseniannya dilanjutkan oleh anak-anaknya. Tokoh Syafruddin Pernyata yang dilahirkan di Loa Tebu, Kabupaten Kutai Kartanegara, 28 Agustus 1958 kehidupan yang dihadapinya serba terbatas pada masa kecilnya. Namun, hal itu tidak menghalangi usahanya untuk meraih pendidikan yang lebih baik. Ia kemudian dikenal sebagai penulis, sastrawan, jurnalis, guru, dosen, dan birokrat di Kota Samarinda. Sejak kecil Syafruddin Pernyata sudah gemar mengarang. Karya-karyanya baik cerpen maupun puisi, menghiasi berbagai media massa nasional pada tahun 1980-an. Cerpen-cerpennya terhimpun dalam buku Harga Diri dan Summa Cum Laude. Ia juga menulis novel-novel yang bermuatan kearifan lokal, antara lain Awan, Zulaiha, Aku Mencintaimu Shanyuan, dan sebagainya.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Kalimantan Barat
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-04-24T06:24:16Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah