200 tahun penemuan Candi Borobudur
Marijan, Kacung
Penemuan 200 tahun yang lalu oleh Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814, merupakan salah satu babakan penting dalam rangkaian panjang perjalanan sejarah Candi Borobudur, sejak dibangun sampai pada kondisinya sekarang ini. Salah satu hal yang penting yang di lakukan oleh Thomas Stamford Raffles (1781-1826) adalah menulis tentang keberadaan Candi Borobudur dalam karya bukunya yang terkenal , yaitu The History of Java yang pertama kali terbit tahun 1817. Keberadaan Candi Borobudur sebenarnya juga sudah tertulis dalam kitab Babad Tanah Jawi (1709) dan Babad Tanah Mataram (1757). Namun dengan ditulisnya keberadaan Candi Borobudur dalam History of Java telah mengantarkan Candi Borobudur menjadi salah satu warisan karya leluhur bangsa Indonesia yang dikenal oleh dunia internasional. Pemerintah Hinda Belanda pada waktu itu juga memberikan perhatian khusus terhadap Candi Borobudur dan melakukan pemugaran pada tahun 1907 - 1911, khususnya untuk memperbaiki bagian stupa induk dan stupa-stupa teras yang sudah mengalami kerusakan sangat parah. Hasil pemugaran pertama tersebut telah berhasil mengembal ikan kemegahan Candi Borobudur.
Detail Information
- Publisher
- Balai Konservasi Borobudur
- Tahun
- 2014
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-01T04:17:40Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah