Kode etik pariwisata dunia (global code of ethics for tourism)
Ardika, I Gede
Pariwisata telah dinyatakan akan menjadi industri terbesar di abad ke duapuluh satu ini. Hal ini diakui pula oleh 137 negara anggota WTO (World Tourism Organization) karena menyadari bahwa sektor pariwisata telah mampu memberikan sumbangan yang sangat berarti terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto. Peran yang makin besar ini menuntut adanya peningkatan kualitas pariwisata terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development), upaya untuk mengurangi dampak negatif dari pariwisata terhadap lingkungan dan warisan budaya meskipun tetap diarahkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitamya.
Detail Information
- Publisher
- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata
- Tahun
- 2001
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-16T02:07:43Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah