Makna tepak dalam upacara adat di Kayu Agung Sumatera Selatan
Iriani, Iriani; Ernatip, Ernatip
Masyarakat Kayuagung memiliki beraneka macam kebudayaan, baik materi dan non materi. Kebudayaan tersebut ada yang diwujudkan melalui simbol-simbol pada saat pelaksanaan upacara adat. Tepak dijadikan simbol yang melambangkan komunikasi dalam upacara perkawinan. Tepak dianggap sebagai pembuka bicara pada saat upacara dimulai.
Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa tepak merupakan suatu benda budaya yang sangat bernilai dalam komunitas adat Kayuagung, namun ada kecenderungan orang melupakan makna dibalik tepak dalam upacara perkawinan dan fenomena sosial yang terdapat dalam masyarakat Kayuagung.
Dalam buku ini juga dijelaskan bahwa tepak merupakan suatu benda budaya yang sangat bernilai dalam komunitas adat Kayuagung, namun ada kecenderungan orang melupakan makna dibalik tepak dalam upacara perkawinan dan fenomena sosial yang terdapat dalam masyarakat Kayuagung.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang
- Tahun
- 2008
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-23T02:59:42Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah