Ungkapan tradisional yang berkaitan dengan sila-sila dalam pancasila daerah Jawa Barat
Abdurachman, Abdurachman; Muchtar, Muchtar; Suhanta, Bermanto
Ungkapan tradisional baik Sunda maupun Jawa-Cirebon sangat estetis, mengandung unsur puitis dan kekuatan bunyi kata. Itulah sebabnya mengapa ungkapan tradisional itu mudah diingat dan tidak mudah berubah. Struktur dan bunyi kata-katanya, dari generasi ke generasi berikutnya tetap tidak berubah. Pada generasi yang diwarisinya timbul rasa kagum terhadap kearifan penciptanya. Di samping mengandung pesan atau nasehat, terselubung makna yang tinggi yaitu mengandung nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pancasila.
Ungkapan tradisional disampaikan oleh penuturnya agar pendengarnya mengetahui mana nilai-nilai yang baik yang mengandung nilai dalam Pancasila dan mana yang buruk. Yang baik harus dijadikan pegangan untuk memperkokoh kehidupan berpancasila dan yang buruk harus dihindari.
Ungkapan tradisional disampaikan oleh penuturnya agar pendengarnya mengetahui mana nilai-nilai yang baik yang mengandung nilai dalam Pancasila dan mana yang buruk. Yang baik harus dijadikan pegangan untuk memperkokoh kehidupan berpancasila dan yang buruk harus dihindari.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah
- Tahun
- 1985
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-06T04:31:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah