Sistem pengendalian sosial tradisional di daerah Timor Timur
Susilo, P.; Sukijo, Sukijo; Parwoto, Parwoto; Suhardi, Suhardi
Penduduk desa Babulo yang berjumlah 3020 orang sebagian besar berbahasa Mambai sebagai bahasa ibu, sedang untuk berhubungan dengan penduduk dari daerah lain biasa mempergunakan bahasa Tetum. Sebagaimana penduduk asli Timor Timur pada umumnya mereka hidup mengelompok yang merupakan satu kekerabatan. Mereka membentuk kekerabatan berdasarkan kepentingannya; ada kekerabatan patrilineal, kekerabatan matrilineal dan kekerabatan parental.
Tiap-tiap kerabat mempunyai pemimpin sendiri-sendiri, pemimpin klen atau fretri yaitu catuas untuk masalah sekuler, dan catuas lulik untuk masalah yang bersifat sakral. Sedang pimpinan kelompok terdiri dari; bahen mahebu untuk masalah yang sekuler, dan bahen mahebu lulik untuk masalah-masalah yang bersifat sakral.
Tiap-tiap kerabat mempunyai pemimpin sendiri-sendiri, pemimpin klen atau fretri yaitu catuas untuk masalah sekuler, dan catuas lulik untuk masalah yang bersifat sakral. Sedang pimpinan kelompok terdiri dari; bahen mahebu untuk masalah yang sekuler, dan bahen mahebu lulik untuk masalah-masalah yang bersifat sakral.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya
- Tahun
- 1992
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-07T08:10:25Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah