Upacara pemanggilan buaya di Kabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur
Ratna, I Nyoman Kuta; Sukartha, I Nyoman; Sama, I Nyoman; Sumarja, I Made; Sukada, I Ketut; Simpen, I Wayan; Sulandjari, Sulandjari
Masyarakat Sumba Marapu terdapat beberapa jenis upacara. Upacara di beberapa daerah di Sumba disebut dengan istilah Urata. Tetapi ada pula yang menyebut dengan istiiah !ain, salah satu jenis upacara yakni Urata / Tauno Usu Wuya, atau upacara pemanggilan buaya. Tujuan dari upacara tersebut agar roh nenek moyang bisa datang untuk memberi keselamatan atau hukuman kepada orang jahat dan memberi ketentraman dan kemakmuran. Upacara seperti itu hanya ada di Sumba Tengah saja khususnya pada masyarakat Marapu di kampung Ngadulero, di kampung Manua Kalada dan di kampong Palendi desa Mananga Wandewa Barat kecamatan Mamboro. Binatang buaya dikeramatkan dan dijadikan media perantara dalam menyembah Tuhandan juga sebagai perwujudan roh nenek moyang atau leluhur mereka.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Badung
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-20T08:33:59Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah