Upacara Gren Mahe (penghormatan leluhur) di Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur
I Wayan, Dibia; Dhana, I Nyoman; Nuryahman, Nuryahman; Dwikayana, Kadek; Soenaryo, F. X.; Jirnaya, I Ketut; Sudarsana, Putu
Upacara Gren Mahe berlandaskan pada sistem kepercayaan terhadap roh orang yang sudah meninggal, yakni roh leluhur masyarakat pelakunya. Upacara tersebut menjadi fenomena yang menarik dan penting untuk diteliti, karena para pelakunya adalah umat Kristiani (Katolik), padahal sebagaimana diketahui agama Kristen mungkin tidak mengajarkan secara eksplisit untuk melakukan upacara semacam itu. Tampaknya pelaksanaan upacara keagamaan tersebut berlandaskan pada suatu sistem kepercayaan yang amat penting bagi para pelakunya, sehingga upacara tersebut terus diselenggarakan meskipun tidak diajarkan secara eksplisit dalam ajaran agama Katolik yang mereka anut. Namun tidak tertutup kemungkinannya bahwa di balik sistem kepercayaan yang melandasi pelaksanaan upacara Gren Mahe itu terdapat nilai-nilai budaya yang selaras dengan nilai-nilai ajaran agama Katolik.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Badung
- Tahun
- 2012
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-20T08:14:12Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah