Kearifan tradisional dalam upaya pemeliharaan lingkungan hidup di daerah Jawa Tengah
Suharso, Suharso; E.P., Suwito; Gunadi, Irawan Haryo
Lingkungan hidup manusia, merupakan sebuah sistem dimana manusia bisa hidup dengan lingkungannya dan sebaliknya. Karena ada manusia lingkungan bisa hidup. Proses timbal balik yang saling memengaruhi dan saling menghidupi antara tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia berjalan mengikuti perkembangan waktu dan perkembangan kebutuhan manusia.
Karena itu yang dimaksud dengan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya. Alam memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya dan sebaliknya.
Inti permasalahan lingkungan hidup ialah hubungan makhluk hidup, khususnya manusia, dengan lingkungan hidupnya. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya disebut ekologi. Manusia secara berkesinambungan berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Dalam berinteraksi itu ia mengamati lingkungannya dan memperoleh pengalaman. Dari pengamatan dan pengalamannya manusia mempunyai wawasan tertentu tentang lingkungan hidupnya.
Wawasan manusia tentang lingkungan hidupnya inilah yang disebut sebagai citra lingkungan (I Nyoman Nurjaya, Suara Merdeka 3 September 1990). Citra lingkungan inilah yang dalam masyarakat Jawa Tengah melahirkan kearifan lingkungan.
Karena itu yang dimaksud dengan lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya. Alam memengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya dan sebaliknya.
Inti permasalahan lingkungan hidup ialah hubungan makhluk hidup, khususnya manusia, dengan lingkungan hidupnya. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya disebut ekologi. Manusia secara berkesinambungan berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Dalam berinteraksi itu ia mengamati lingkungannya dan memperoleh pengalaman. Dari pengamatan dan pengalamannya manusia mempunyai wawasan tertentu tentang lingkungan hidupnya.
Wawasan manusia tentang lingkungan hidupnya inilah yang disebut sebagai citra lingkungan (I Nyoman Nurjaya, Suara Merdeka 3 September 1990). Citra lingkungan inilah yang dalam masyarakat Jawa Tengah melahirkan kearifan lingkungan.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Penelitian, Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya Jawa Tengah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1992
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-27T23:55:11Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah