Seni ukir orang asmat
Suhardini, Suhardini
Daerah orang Asmat dilingkungi hutan tropis yang lebat, sungai dan rawa-rawa. Keadaan alamnya yang ganas menyebabkan mereka harus bekerja keras, mengatasi alam agar dapat tetap mempertahankan kehidupannya. Walaupun begitu, mereka dapat menghasilkan suatu karya seni yang diakui oleh bangsa lain. Ukirannya digambarkan dalam bentuk simbol atau lambang. Lambang-lambang ini menceritakan tentang sejarah asal-usul mereka, tentang keadaan alam lingkungan hidupnya, tentang kisah nenek moyangnya. Ukiran-ukiran tersebut dipahatkan pada benda-benda yang mereka gunakan sehari-hari atau pada benda-benda upacara.
Dalam buku ini akan kami lanjutkan kisah tentang orang Asmat dengan menggambarkan lingkungan alam yang banyak mempengaruhi jalan pikiran orang Asmat, arti simbol yang tergambar atau terukir pada benda-benda Asmat; fungsi benda-benda tersebut dalam upacara-upacara orang Asmat.
Dalam buku ini akan kami lanjutkan kisah tentang orang Asmat dengan menggambarkan lingkungan alam yang banyak mempengaruhi jalan pikiran orang Asmat, arti simbol yang tergambar atau terukir pada benda-benda Asmat; fungsi benda-benda tersebut dalam upacara-upacara orang Asmat.
Detail Information
- Publisher
- Museum Nasional
- Tahun
- 1983
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-15T04:36:42Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah