Jong Sumatranen bond: perjuangan dalam membangun persatuan (1917-1931)
Darmansyah, Darmansyah; Misman, Misman
Perjalanan kiprah Jong Sumantranen Bond telah menjadi bukti sejarah bahwa kehadirannya di tengah-tengah organisasi pemuda lainnya pada masa pergerakan memberi warna tersendiri dalam perjalanan bangsa Indonesia. Berawa dari keinginan untuk menyatukan berbagai suku yang ada di Sumatera, kemudian melebur ke Indonesia Muda. Hal itu menjadi bukti bahwa Jong Sumantranen Bond lebih mencintai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari pada untuk kepentingan sendiri. Sesuai dengan slogan yang diusung oleh Jong Sumantranen Bond dalam pantun berjudul "Zaman Indonesia Mua":
Tumpah darah Nusa Hindia
Dalam hatiku selalu mulia
Dijunjung tinggi atas kepala
Semenjak diri lahir ke bumi
Sampai bercerai badan dan nyawa
Karena kita sedarah-sebangsa
Bertanah air Indonesia (Pemuda Sumatera, No. 1-8, 1929:1)
Tumpah darah Nusa Hindia
Dalam hatiku selalu mulia
Dijunjung tinggi atas kepala
Semenjak diri lahir ke bumi
Sampai bercerai badan dan nyawa
Karena kita sedarah-sebangsa
Bertanah air Indonesia (Pemuda Sumatera, No. 1-8, 1929:1)
Detail Information
- Publisher
- Museum Sumpah Pemuda
- Tahun
- 2010
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-28T01:54:23Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah