Pola pengasuhan anak secara tradisional daerah Nusa Tenggara Timur
Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya, Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya
Pola pengasuhan anak sebagai suatu tata perilaku kehidupan masyarakat merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat, yang dalam keterlibatan dan keterkaitannya merupakan proses hubungan timbal balik antara anak, orangtua, kaum kerabat dan masyarakat. Dalam pola pengasuhan ini terkandung banyak gagasan penting, nilai yang diyakini masyarakat pendukung atau pemilik pola tersebut yang selalu terus diwariskan.
Dalam masyarakat pedesaan di Nusa Tenggara Timur pengasuhan anak masih berpola tradisional, walaupun di sana-sini sudah terdapat penerapan pola baru sebagai akibat hubungan dan interaksi dengan masyarakat di desa tetangga dan masyarakat perkotaan. Sebagian besar masyarakat setempat sudah dan terus mengembangkan pola kehidupan mereka dengan menyesuaikan diri terhadap pola baru walaupun tidak sering sama, karena perbedaan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh. Khususnya generasi muda yang berada di kota pada umumnya sudah melupakan pola-pola tradisional, seperti pengasuhan anak, kecuali bagi mereka yang berinteraksi terus dengan masyarakat pedesaan. Berkurangnya perhatian dan pemahaman generasi muda terhadap pola tradisional ini dapat terjadi sebagai akibat adanya keinginan berorientasi pada pola baru dan kurang memperhatikan pola budaya tradisional, tidak terlalu memahami pesan-pesan yang terkandung dalam pola tradisional, serta belum ada atau kurangnya dokumen tertulis tentang pola tradisional, khususnya tentang pola pengasuhan anak.
Dalam masyarakat pedesaan di Nusa Tenggara Timur pengasuhan anak masih berpola tradisional, walaupun di sana-sini sudah terdapat penerapan pola baru sebagai akibat hubungan dan interaksi dengan masyarakat di desa tetangga dan masyarakat perkotaan. Sebagian besar masyarakat setempat sudah dan terus mengembangkan pola kehidupan mereka dengan menyesuaikan diri terhadap pola baru walaupun tidak sering sama, karena perbedaan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh. Khususnya generasi muda yang berada di kota pada umumnya sudah melupakan pola-pola tradisional, seperti pengasuhan anak, kecuali bagi mereka yang berinteraksi terus dengan masyarakat pedesaan. Berkurangnya perhatian dan pemahaman generasi muda terhadap pola tradisional ini dapat terjadi sebagai akibat adanya keinginan berorientasi pada pola baru dan kurang memperhatikan pola budaya tradisional, tidak terlalu memahami pesan-pesan yang terkandung dalam pola tradisional, serta belum ada atau kurangnya dokumen tertulis tentang pola tradisional, khususnya tentang pola pengasuhan anak.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya
- Tahun
- 1992
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-24T01:57:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah