• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  2. Katalog
  3. Kolam tujuh Bidadari, Tuar Tifat Putri Pit Tauf Liang, Der...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Kolam tujuh Bidadari, Tuar Tifat Putri Pit Tauf Liang, Der Teich Der Sieben Feen

Grace Somelok, Grace

Dahulu kala, di Negeri Liang, hiduplah seorang lelaki yang bernama Upu Latu Ohar. Suatu hari, Upu Latu Ohar pergi ke hutan. Di tengah hutan mendapati ada bidadari yang sedang mandi. kemudian ia mendekati tumpukan selendang untuk mengintip mereka. Setelah itu, ia mencuri selendang berwarna merah milik salah satu bidadari. Ia bawa ke rumah dan menyimpannya di atas genteng agar tidak ada yang tahu. Selesai mandi, para bidadari pun mengambil selendang mereka. Namun yang ada, hanya enam selendang. Sayangnya, si bungsu ditinggal sendirian karena selendangnya tidak ada. Saat itu, Upu Latu Ohar dengan berani menampakan diri sebagai seorang penolong dengan tujuan ingin membantu sang bidadari. Sehingga bidadari pun percaya untuk dibawa ke rumah. Sang bidadari juga diperkenalkan kepada keluarga besarnya. Lalu, mereka menikah. Setelah beberapa bulan bidadari mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki yang ganteng bernama Huri Latu. Hari berlalu, bulan berganti, keenam bidadari mulai mengatur siasat untuk kembali menjemput adik mereka di bumi tetapi tidak menemukannya dan kembali lagi ke khayangan. Suatu ketika, Upu Latu Ohar pergi menjala ikan di laut. Sambil menyusui Huri Latu, tanpa sengaja bidadari melihat ada sebuah bambu di atas genteng rumah. Rasa penasaran bidadari itu memaksanya untuk mengambil bambu tersebut. Ternyata di dalamnya terdapat selendang yang telah lama hilang. Dia sangat bahagia selendang yang hilang akhirnya ditemukan.. Namun antara senang dan sedih, dia memilih untuk kembali mendapatkan kebagiaan menjadi bagian dari keluarga kahyangan. Saat Upu Latu Ohar pulang ke rumah, dia tidak lagi menemukan istrinya. Dia teringat akan selendang merah milik istrinya yang disimpan di bambu Selendang itu satu-satu alasan yang membuat istrinya ada bersamanya selama ini. Upu Latu Ohar pergi mencari gunung yang paling tinggi di Maluku Tengah, agar bisa sampai ke kahyangan tapi usahanya gagal. Tiba-tiba muncul seekor burung elang raksasa. Dan menawarkan bantuan untuk terbang ke kayangan. Tak lama sampailah mereka di khayangan, Upu Latu Ohar langsung mencari istrinya dan mendapati ketujuh bidadari. Upu Latu Ohar langsung menuju kesalah satu bidadari dan memegangnya. Hal ini terdengar sampai ke telinga raja kahyangan. Raja sangat marah sekali. Lalu Raja memberinya tantangan besok, untuk memilih perempuan yang sebenarnya adalah istrinya. Oleh karena pilihan itu tepat, raja mengizinkan Upu Latu Ohar menikahi kembali putrinya dan keduanya kembali ke bumi dan hidup bahagia.
Detail Information
Publisher
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tahun
2022
Bahasa
id
Last Updated
2025-03-10T07:19:17Z
Subjects / Keywords
Bahasa dan Kesusatraan Bahasa Indonesia Cerita anak Literasi Bahasa Daerah Cerita rakyat Kebudayaan Warisan budaya
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Selamat datang di Perpustakaan SMA Yasporbi . Kami Memiliki koleksi yang beragam mulai dari buku cetak, buku elektronik, hingga database lainnya, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.229
Online: 2.186 Onsite: 43
Bulan ini 53.743
Online: 53.452 Onsite: 291
Total 132.545
Online: 109.579 Onsite: 22.966

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar