Keberadaan paguyuban-paguyuban etnis di daerah perantauan dalam menunjang pembinaan persatuan dan kesatuan (kasus Etnik Banjar dalam Paguyuban Kalam, di Surabaya)
Setiawati, Lindyastuti; Maria, Siti
Kota Surabaya, di samping sebagai ibukota Jawa Timur, juga merupakan kota perdagangan dan sekaligus kota industri. Hal ini telah merangsang orang dari berbagai etnik datang dan mencoba mengadu nasib untuk memperoleh keberuntungan di kota tersebut. Setiap etnik memiliki kebudayaan sendiri-sendiri. Berbagai etnik ini membaur menjadi satu kesatuan. Di satu pihak menampakkan adanya prinsip kesamaan dan saling menyesuaikan antara satu dengan yang lainnya sebagai landasan terciptanya perilaku umum lokal di masyarakat kota tersebut. Di berbagai kota besar di Indonesia, salah satunya adalah Surabaya terdapat berbagai macam perkumpulan atau paguyuban berdasarkan etnis dan kedaerahan. Maka dari itu, buku ini dterbitkan untuk memahami kehadiran paguyuban-paguyuban dari perspektif fungsional, yaitu dengan mencoba mengungkapkan fungsinya dalam masyarakat tempat tumbuh paguyuban dan mengungkapkan pula fungsi paguyuban bagi para anggotanya sendiri.
Detail Information
- Publisher
- Bagian Proyek Pembinaan dan Pengkajian Kebudayaan Masa Kini
- Tahun
- 1999
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-10T02:55:42Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah