Diskripsi tari parisa
Proyek Pembinaan Kesenian Maluku, Proyek Pembinaan Kesenian Maluku
Tari Parisa ini berasal dari daerah Sub Kultural Maluku Tengah khususnya pulau Seram yang oleh masyarakat Maluku Tengah disebut pulau Ibu karena merasa berasal dari pulau tersebut. Tari ini berfungsi pada mulanya sebagai pada mulanya sebagai latihan untuk membina ketrampilan serta kecekatan dalam berperang, kemudian berubah menjadi tari perang dan akhirnya berfungsi sebagai tari penjemputan. Tari ini dari segi penyebarannya sudah cukup berkembang di Kota Madya Ambon, namun perlu dipikirkan penyebarannya di luar daerah Sub Kultural Maluku Tengah sebagai warisan budaya daerah seribu pulau ini. Lambang makna dari tari ini ialah Ketam Nunusaku atau Hakanunue, memberi pertanda bahwa tari ini benar-benar satu tari perang karena di dalam lambang Hakanunue itu sendiri, tersembunyi satu strategi perang yang sebenarnya kini kita kenal dengan strategi perang gerilya.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1990
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-08T03:29:01Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah