Pola pemukiman pedesaan daerah Sumatra Utara
Siahaan, E.K; Sihaloho, Linus; Sitorus, Victor; Purba, Muria R.; Sihotang, Hontes; Sembiring, NG.
Dari ketiga desa sampel dapat disimpulkan, bahwa tindakan penduduk dalam menghadapi tantangan lingkungan untuk kesejahteraan hidup, dan menjaga kelestarian lingkungan boleh dikatakan belum mencapai titik optimal. Untuk Desa Tongging, Kecamatan Tiga Panah penulis dapat menyimpulkan bahwa desa ini mendekati optimal, dengan alasan di desa ini hampir tidak dijumpai persediaan tanah kosong yang berarti. Adanya tanah kosong di desa ini ditinjau dari segi pertimbangan kelestarian lingkungan sudah mendesak untuk dihijaukan kembali, karena daerahnya berlereng-lereng. Sedangkan di Desa Stabatlama dan Desa Onowaembo, persediaan tanah kosong masih sangat luas, memungkinkan untuk dieksploitasikan karena berada di daerah landai.Faktor geografi, tingkat kebudayaan, agama, dan kepercayaan penduduk, pada masing-masing desa sampel turut memengaruhi tingkat keberhasilan mereka dalam pemanfaatan sumber daya alam di lingkungannya. Kebudayaan irigasi di Desa Tongging telah lama dikenal. Di Desa Stabatlama mempunyai sawah tadah hujan sedangkan Desa Onowaembo mempunyai tanah pertanian kering.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah
- Tahun
- 1983
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-01T07:11:22Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah