• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  2. Katalog
  3. Benteng-benteng di Kepulauan Riau
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Benteng-benteng di Kepulauan Riau

Bahar, Yusfa Hendra

Berdasarkan catatan sejarah, Pulau Bintan dijadikan sebagai bendahara dari Kerajaan Melaka, status sebagai bendahara ini berlanjut sampai pada masa Kerajaan Melayu Johor-Riau (1528-1722). Kemudian pada masa Kerajaan Riau (1722-1911) kedudukan Bintan lepas dari pegangan bendahara penyebabnya pusat Kerajaan Melayu Riau dipindahkan ke Kata Lama dan Daik Lingga. Sebagai kerajaan di Ranah Melayu, Kerajaan
Melayu Johor-Riau sering mengalami perpindahan pusat pemerintahan yaitu Johar, Hulu Sungai Riau, Daik dan Penyengat. Perpindahan dari Johar ke Hulu Sungai Riau
salahsatu faktor penyebab adanya konflik politik dalam Kerajaan Melayu Johor-Riau antara Raja Kecil dengan para penguasa Kerajaan Melayu Johor-Riau. Kesultanan Melayu Johor-Riau di bagi dalam dua periode. Pertama Kerajaan Melayu Johor-Riau dan kedua Melayu Riau-Lingga. Sedangkan secara pusat pemerintahan dibagi atas em pat wilayah pemerintahan Johar, Hulu Riau, Daik dan Penyengat. Periode
pertama antara tahun (1511-1718) dengan pusat pemerintahan di Johar. Sedangkan periode kedua tahun (1718-1784) berpusat di Hulu Riau Bintan yang kemudian pindah ke Daik Lingga dengan nama Kerajaan Melayu Riau-Lingga tahun 1787.
Detail Information
Publisher
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
Tahun
2009
Bahasa
id
Last Updated
2023-11-07T03:05:07Z
Subjects / Keywords
Arkeologi Cagar Budaya Candi
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Selamat datang di Perpustakaan SMA Yasporbi . Kami Memiliki koleksi yang beragam mulai dari buku cetak, buku elektronik, hingga database lainnya, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.385
Online: 1.385 Onsite: 0
Bulan ini 45.180
Online: 44.968 Onsite: 212
Total 123.982
Online: 101.095 Onsite: 22.887

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar