Benteng-benteng di Kepulauan Riau
Bahar, Yusfa Hendra
Berdasarkan catatan sejarah, Pulau Bintan dijadikan sebagai bendahara dari Kerajaan Melaka, status sebagai bendahara ini berlanjut sampai pada masa Kerajaan Melayu Johor-Riau (1528-1722). Kemudian pada masa Kerajaan Riau (1722-1911) kedudukan Bintan lepas dari pegangan bendahara penyebabnya pusat Kerajaan Melayu Riau dipindahkan ke Kata Lama dan Daik Lingga. Sebagai kerajaan di Ranah Melayu, Kerajaan
Melayu Johor-Riau sering mengalami perpindahan pusat pemerintahan yaitu Johar, Hulu Sungai Riau, Daik dan Penyengat. Perpindahan dari Johar ke Hulu Sungai Riau
salahsatu faktor penyebab adanya konflik politik dalam Kerajaan Melayu Johor-Riau antara Raja Kecil dengan para penguasa Kerajaan Melayu Johor-Riau. Kesultanan Melayu Johor-Riau di bagi dalam dua periode. Pertama Kerajaan Melayu Johor-Riau dan kedua Melayu Riau-Lingga. Sedangkan secara pusat pemerintahan dibagi atas em pat wilayah pemerintahan Johar, Hulu Riau, Daik dan Penyengat. Periode
pertama antara tahun (1511-1718) dengan pusat pemerintahan di Johar. Sedangkan periode kedua tahun (1718-1784) berpusat di Hulu Riau Bintan yang kemudian pindah ke Daik Lingga dengan nama Kerajaan Melayu Riau-Lingga tahun 1787.
Melayu Johor-Riau sering mengalami perpindahan pusat pemerintahan yaitu Johar, Hulu Sungai Riau, Daik dan Penyengat. Perpindahan dari Johar ke Hulu Sungai Riau
salahsatu faktor penyebab adanya konflik politik dalam Kerajaan Melayu Johor-Riau antara Raja Kecil dengan para penguasa Kerajaan Melayu Johor-Riau. Kesultanan Melayu Johor-Riau di bagi dalam dua periode. Pertama Kerajaan Melayu Johor-Riau dan kedua Melayu Riau-Lingga. Sedangkan secara pusat pemerintahan dibagi atas em pat wilayah pemerintahan Johar, Hulu Riau, Daik dan Penyengat. Periode
pertama antara tahun (1511-1718) dengan pusat pemerintahan di Johar. Sedangkan periode kedua tahun (1718-1784) berpusat di Hulu Riau Bintan yang kemudian pindah ke Daik Lingga dengan nama Kerajaan Melayu Riau-Lingga tahun 1787.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
- Tahun
- 2009
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-07T03:05:07Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah