Laporan kajian pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021
Trisatya Wahyu, Harry
Museum Perumusan Naskah Proklamasi (Munasprok) merupakan salah satu museum yang berada di bawah naungan Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek). Ditjen Kebudayaan mempunyai visi “Terbentuknya Insan dan Ekosistem Kebudayaan yang Berkarakter dengan Berlandaskan Gotong Royong” dan misi: 1) mewujudkan insan budaya yang kuat,tangguh, dan berkarakter; 2) mewujudkan pelestarian nilai sejarah dan warisan budaya yang berkelanjutan; 3) mewujudkan inovasi dan kreativitas karya budaya yang berdaya saing; 4) mewujudkan diplomasi budaya yang efektif dan produktif; serta 5) mewujudkan penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas birokrasi dan pelibatan publik. Visi dan misi Ditjen Kebudayaan Kemndikbudristek inilah yang juga
diusung oleh Munasprok dalam menjalankan peran dan tugasnya.
Untuk mengoptimalkan peran Munasprok serta mengevaluasi kegiatan maupun pelayanan yang telah dilakukan, maka Munasprok membuat kegiatan Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021. Kajian ini diharapkan dapat memperoleh informasi dan data real mengenai persepsi,apresiasi, dan kebutuhan pengunjung Munasprok sehingga timbal-balik yang diperoleh melalui kajian ini dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan perencanaan strategi, program, dan kegiatan di masa mendatang. Objek pada Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021 adalah pengunjung Munasprok dan penyandang disabilitas. Pengambilan sampel responden dalam Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021
dilakukan dengan teknik pengambilan sampel non probabilitas (non probability sampling) yaitu metode purposive sampling. Pengumpulan data pada Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021 dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu
survei dengan menggunakan kuesioner dan focus group discussion (FGD). Hasil kajian menunjukkan bahwa Pengunjung Munasprok mempunyai kebiasaan atau perilaku untuk melakukan kunjungan ulang ke museum. Tujuan pengunjung datang mengunjungi Munasprok adalah untuk rekreasi atau liburan bersama teman dan kerabatnya. Di samping itu, media sosial menjadi sarana yang paling efektif dalam mengenalkan Munasprok. Penyampaian informasi, konten, dan materi Munasprok lebih banyak dinikmati melalui media sosial khususnya instagram, youtube, dan facebook.
Konten materi yang banyak diminati adalah peristiwa sejarah (kronologi) dan fakta unik sejarah (serba-serbi) dan bentuk konten yang disukai yaitu video dan poster infografis. Indeks kepuasan pengunjung Munasprok termasuk dalam kategori tinggi sebesar 87.6 dengan masing-masing indeks komposit dimensi yaitu 87.4 untuk dimensi jaminan (assurance), 87.4 untuk dimensi fisik (tangible), 86.2 untuk dimensi daya tanggap (responsiveness), dan 89.4 untuk dimensi keandalan (reliability).
diusung oleh Munasprok dalam menjalankan peran dan tugasnya.
Untuk mengoptimalkan peran Munasprok serta mengevaluasi kegiatan maupun pelayanan yang telah dilakukan, maka Munasprok membuat kegiatan Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021. Kajian ini diharapkan dapat memperoleh informasi dan data real mengenai persepsi,apresiasi, dan kebutuhan pengunjung Munasprok sehingga timbal-balik yang diperoleh melalui kajian ini dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan perencanaan strategi, program, dan kegiatan di masa mendatang. Objek pada Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021 adalah pengunjung Munasprok dan penyandang disabilitas. Pengambilan sampel responden dalam Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021
dilakukan dengan teknik pengambilan sampel non probabilitas (non probability sampling) yaitu metode purposive sampling. Pengumpulan data pada Kajian Pengunjung Museum Perumusan Naskah Proklamasi 2021 dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu
survei dengan menggunakan kuesioner dan focus group discussion (FGD). Hasil kajian menunjukkan bahwa Pengunjung Munasprok mempunyai kebiasaan atau perilaku untuk melakukan kunjungan ulang ke museum. Tujuan pengunjung datang mengunjungi Munasprok adalah untuk rekreasi atau liburan bersama teman dan kerabatnya. Di samping itu, media sosial menjadi sarana yang paling efektif dalam mengenalkan Munasprok. Penyampaian informasi, konten, dan materi Munasprok lebih banyak dinikmati melalui media sosial khususnya instagram, youtube, dan facebook.
Konten materi yang banyak diminati adalah peristiwa sejarah (kronologi) dan fakta unik sejarah (serba-serbi) dan bentuk konten yang disukai yaitu video dan poster infografis. Indeks kepuasan pengunjung Munasprok termasuk dalam kategori tinggi sebesar 87.6 dengan masing-masing indeks komposit dimensi yaitu 87.4 untuk dimensi jaminan (assurance), 87.4 untuk dimensi fisik (tangible), 86.2 untuk dimensi daya tanggap (responsiveness), dan 89.4 untuk dimensi keandalan (reliability).
Detail Information
- Publisher
- Museum Perumusan Naskah Proklamasi
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-08-29T03:37:24Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah