• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  2. Katalog
  3. Pesan pelestarian lingkungan dalam kearifan lokal Tradisi Bu...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Pesan pelestarian lingkungan dalam kearifan lokal Tradisi Buang Buang pada masyarakat Mempawah Kalimantan Barat

Natsir, M.; Heristian, Debi

Yang perlu dilestarikan adalah nilai-nilai kearifan lokal;

Pertama, nilai religi, berkaitan erat dengan suatu kesadaran yang menggejala secara mendalam dalam lubuk hati manusia yang tumbuh secara alami. Nilai religi (religius) tidak hanya menyangkut segi kehidupan secara lahiriah, melainkan juga menyangkut keseluruhan diri pribadi manusia secara total dalam integrasinya hubungan ke dalam keesaan Tuhan. Nilai-nilai religius bertujuan untuk mendidik agar manusia lebih baik menurut tuntunan agama (termasuk orang yang menjadi anutan) dan selalu ingat kepada Allah.
Kedua, nilai filosofis, yaitu manusia tidak iri melihat keberhasilan orang lain (teman), tidak putus asa karena kesulitan hidup, antusias untuk menolong orang lain, belajar dari pengalaman, tidak ragu-ragu dalam bertindak, tidak sombong mempunyai rasa malu. Manusia sebagai mahluk sosial seharusnva menolong yang lemah, bersikap arif dan bijaksana, memperhatikan kepentingan umum, dan memiliki wawasan yang luas. Manusia harus berinisiatif ke arah yang lebih baik, dan menghargai pengakuan perbedaan pendapat, maksudnya menghargai perbedaan pendapat dengan orang lain.
Ketiga, nilai sosial yang ada dalam masyarakat dapat dilihat dari cerminan kehidupan masyarakat yang diinterpretasikan. Nilai dalam upacara adat dan pendidikan sosial akan menjadikan manusia sadar akan pentingnya kehidupan berkelompok dalam ikatan kekeluargaan antara satu individu dengan individu lainnya. Nilai sosial mengacu pada hubungan individu dengan individu yang lain dalam sebuah masyarakat. Bagaimana seseorang harus bersikap, bagaimana cara mereka menyelesaikan masalah, dan menghadapi situasi tertentu juga termasuk dalam nilai sosial. Dalam masyarakat Indonesia yang sangat beraneka ragam coraknya, pengendalian diri adalah sesuatu yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan masyarakat.
Keempat, nilai simbolik bukan saja membangkitkan gambaran (image) dalam kesadaran pemeluk agama, dengan mengantar dan menetapkan manusia dengan realitas yang dilambangkan, tetapi juga mengomunikasikan realitas Ilahi kepada manusia. Sepanjang sejarah budaya manusia, simbol telah mewarnai tindakan-tindakan manusia baik tingkah laku, bahasa, ilmu pengetahuan, dan religi.
Kelima, manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di antara makhluk lainnya. Dengan akal budinya, manusia dapat berpikir dan menemukan cara-cara yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan sebagai makhluk individual maupun sebagai makhluk sosial. Salah satu cara yang ditemukan oleh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya tersebut, yaitu wujud kerja sama, manusia sadar bahwa tanpa kerja ::ama, mereka tidak mungkin memenuhi kebutuhannya sendiri secara layak. Arti kerja sama itu sendiri adalah interaksi sosial antar individu dan antar kelompok yang secara bersama-sama mewujudkan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama, pada akhirnya kebersamaan akan membuat manusia hidup dalam keharmonisan hidup bersama saling menghormati atar satu dengan lainnya. Upacara buang-buang patut dilestarikan buat generasi selanjutnya,sehingga dapat mengenang sejarah budaya nenek moyang yang pernah ada dan hidup di kawasan Kerajaan Amatubillah Mempawah Kalimantan Barat Indonesia.
Detail Information
Publisher
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
2015
Bahasa
id
Last Updated
2024-01-03T03:57:11Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Kepercayaan Kearifan lokal Masyarakat Adat Warisan budaya
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Selamat datang di Perpustakaan SMA Yasporbi . Kami Memiliki koleksi yang beragam mulai dari buku cetak, buku elektronik, hingga database lainnya, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.327
Online: 1.327 Onsite: 0
Bulan ini 45.122
Online: 44.910 Onsite: 212
Total 123.924
Online: 101.037 Onsite: 22.887

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar