Pedoman pengelolaan peninggalan bawah air
Helmi, Surya
Kegiatan arkeologi bawah air, sebagaimana kegiatan arkeologi di darat pada umumnya, memerlukan keterampilan khusus yang tidak dikenal dalam disiplin ilmu lain. Bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana arkeologi tentunya lebih mengenal pengelolaan peninggalan kepurbakalaan di darat daripada yang berlokasi di bawah permukaan air. Hal ini dapat dimaklumi, karena sampai saat ini materi pendidikan tentang arkeologi bawah air belum mendapat perhatian khusus, padahal potensi peninggalan bawah air di Indonesia sangatlah banyak dan beragam. Mengingat sejak jaman dahulu, secara geografis wilayah nusantara merupakan jalur transportasi internasional dan memiliki sumber daya alam bernilai tinggi, seperti rempah-rempah dan barang tambang
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Peninggalan Bawah Air
- Tahun
- 2006
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-15T10:04:31Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah