Sawerigading: folktale Sulawesi
Matulada, Matulada; Paeni, Mukhlis; Dunandjaja, James; Hamid, Abu; Mangamba, H.D.; Siodjang, Baso; Tjaru, Sumange Alam; AI Ahmady, Abdul Rahman; Syah, Aziz
Bagi beberapa etnik di Sulawesi, Sawerigading dipandang sebagai tokoh pembawa peradaban (culture hero) yang hadir jauh sebelum agama-agama besar (Islam dan Nasrani) masuk dan diterima oleh kelompok-kelompok masyarakaL setempat. Di Sulawesi Selatan, kehadiran tokoh Sawerigading diperkirakan pada sekitar abad ke sepuluh, sezaman dengan masa kejayaan Sriwijaya, yaitu pada masa perscbaran agama Hindu/Budha. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila dalam cerita Sawerigading banyak terdapat unsur-unsur Hinduistis. Bahkan di Sulawesi Selatan, epos Sawerigading praktis tidak tersisipi oleh unsur-unsur agama Islam yang masuk kemudian, karena perekaman epos Sawerigading ke dalam bentuk lontarak telah dilakukan sebelum agama Islam terse�bar dan diterima di sana. Epos Sawerigading sangat baik untuk dijadikan bahan kajian tata nilai dan rekonstruksi kebudayaan kelompok- kelompok etnik di Sulawesi. Epos Sawerigading akan dapat menjadi sarana pemer�satu kelompok-kelompok emik di Sulawesdi yang merasa "se-nenek moyang"; dan sebagai culture hero, dia merupakan persikasi tata nilai yang hidup atau pernah hidup di kalangan suku-suku bangsa tersebut.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional
- Tahun
- 1990
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-08T02:38:56Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah