Laporan Purnapugar Pelinggih Ratu Agung di Pura Dalem Cemara Serangan-Badung
Sutaba, I Made; Seriarsa, I Wayan Sepur
Di sebuah pulau yang sangat kecil bernama Serangan, terdapat tiga prasada yang dianggap sebagai monumen hidup atau tempat suci keagamaan. Salah satunya yang terdapat di Pura Dalem Cemara, yang diberi nama Pelinggih Ratu Agung, yang sebenarnya merupakan prasada tua, sama halnya dengan prasada Pura Susunan Wadon dan Pura Sakenan, Serangan. Pelinggih Ratu Agung berarsitektur unik, mengingatkan kita pada lonceng pendeta (genta), tetapi hancur tertimpa akar pohon besar di dekat monumen. Sejak Desember 1990 hingga akhir September 1991, Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bali-NTB-NTT-TIMTIM (Regional Office for Preservation of Historical and Archaeological Heritage), bekerjasama dengan masyarakat setempat, kemudian menyelesaikan pemugaran. Saat ini sangat penting untuk mengingat monumen tersebut selamanya, selain dari melindungi lingkungannya.
Detail Information
- Publisher
- Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bali
- Tahun
- 1991
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-20T02:52:27Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah