Gerakan literasi sekolah serta implementasinya di Sekolah Dasar
Hasanah, Uswatun; Silitonga, Mirdat
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) telah diselenggarakan sejak 2016. Sebagai sebuah gerakan untuk meningkatkan aktivitas dan kemampuan literasi siswa, penyelenggaraan GLS dipengaruhi oleh banyak faktor. Hasil analisis dalam buku ini menunjukkan beberapa faktor yang turut menghambat ketercapaian implementasi GLS. Pertama, peran kepala sekolah sejauh ini telah memiliki komitmen dalam menerapkan GLS, tetapi masih pada taraf melaksanakan sesuai ketentuan dan belum sampai pada taraf memberikan inovasi. Kedua, minimnya dukungan keluarga dalam melaksanakan kegiatan literasi di rumah. Ketiga, self-directed learning yaitu keinginan belajar siswa secara mandiri yang ternyata masih dalam taraf biasa. Hal ini menunjukkan tahap pembiasaan belum maksimal dilakukan sehingga tujuan pada tahap pembiasaan yaitu menumbuhkan minat peserta didik terhadap bacaan belum tercapai. Keempat, partisipasi masyarakat masih cukup rendah, artinya masyarakat belum memiliki kesadaran dan kepedulian dalam pelaksanaan GLS.
Detail Information
- Publisher
- Pusat Penelitian Kebijakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-02-24T15:39:29Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah