Nilai-nilai budaya permainan sipak rago Minangkabau
Mardoni, Mardoni
Pengambilan tema Permainan Sipak Rago Minangkabau merupakan sebuah amanah dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Salah satu objek tersebut adalah permainan rakyat. "Permainan rakyat" adalah berbagai permainan yang didasarkan pada nilai tertentu dan dilakukan oleh kelompok masyarakat secara terus menerus dan diwariskan pada generasi berikutnya, yang bertujuan untuk menghibur diri, antara lain, permainan kelereng, congklak, gasing, dan gobak sodor, dan sebagainya. Artinya permainan rakyat merupakan aktivitas masyarakat yang belum mendapatkan bahan-bahan dari industri/ memakai mesin-mesin modern yang dipengaruhi oleh negara Eropa dan Amerika.
Salah satu permianan rakyat yang masih hidup dan dimainkan oleh masyarakat di Minangkabau adalah permainan Sipak Rago. Pada masyarakat Minangkabau permainan ini dikenal dengan berbagai istilah Sipak Rago, Rago-Rago, dan Sipak Bola Rotan/Jalin. Perkembangan Sipak Rago di Kota Padang tersebar pada beberapa
kecamatan seperti Kecamatan Kuranji Pauh IX, Pauh V, Koto Tangah dan Nanggalo, serta sebagian kecil daerah lainnya di Kota Padang. Nilai-nilai budaya permainan Sipak Rago menjadi penting dianalisis dalam konteks mempertahankan identitas Minangkabau. Asumsinya adalah dalam menghidupkan permainan Sipak Rago memiliki petuah, patatah-petitih, dan mamangan adat (tradisi lisan) yang sangat kental dalam masyarakat. Di samping itu, Sipak Rago merupakan permainan yang memiliki dasar gerakan Silek (pencak silat), dan mengandung berbagai filosofi ernis yang sangat dalam.
Salah satu permianan rakyat yang masih hidup dan dimainkan oleh masyarakat di Minangkabau adalah permainan Sipak Rago. Pada masyarakat Minangkabau permainan ini dikenal dengan berbagai istilah Sipak Rago, Rago-Rago, dan Sipak Bola Rotan/Jalin. Perkembangan Sipak Rago di Kota Padang tersebar pada beberapa
kecamatan seperti Kecamatan Kuranji Pauh IX, Pauh V, Koto Tangah dan Nanggalo, serta sebagian kecil daerah lainnya di Kota Padang. Nilai-nilai budaya permainan Sipak Rago menjadi penting dianalisis dalam konteks mempertahankan identitas Minangkabau. Asumsinya adalah dalam menghidupkan permainan Sipak Rago memiliki petuah, patatah-petitih, dan mamangan adat (tradisi lisan) yang sangat kental dalam masyarakat. Di samping itu, Sipak Rago merupakan permainan yang memiliki dasar gerakan Silek (pencak silat), dan mengandung berbagai filosofi ernis yang sangat dalam.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-01-28T06:33:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah