Pengembangan indeks pembangunan kebudayaan
Biantoro, Sugih; Julizar, Kaisar; Widjaja, Imelda; Ulumuddin, Ihya; Rarasati, Niken; Fajar, Yudi; Daniel B., Jimmy
Indeks Pembangunan Kebudayaan disusun dengan mengacu pada konsep Culture Development Indicators (CDIS) UNESCO. Dalam CDIS, terdapat tujuh dimensi sebagai tolak ukur, yaitu ekonomi, pendidikan, pemerintahan, partisipasi sosial, gender, komunikasi, dan warisan budaya (UNESCO, 2014). Ketujuh dimensi
diturunkan ke dalam bentuk indikator, dimana masing-masing dimensi memiliki satu hingga lima indikator. Integrasi antara CDIS dengan Strategi Kebudayaan menghasilkan dimensi dan indikator baru yang dianggap sesuai dengan karakteristik kebudayaan di Indonesia. Indeks Pembangunan Kebudayaan diharapkan dapat memberikan gambaran pembangunan kebudayaan secara lebih holistik dengan memuat 7 (tujuh) dimensi, yakni: (1) dimensi ekonomi budaya; (2) dimensi pendidikan; (3) dimensi ketahanan sosial budaya; (4) dimensi warisan budaya; (5) dimensi ekspresi budaya; (6) dimensi budaya literasi; dan (7) dimensi gender. Hasil dari penghitungan Indeks Pembangunan Kebudayaan dapat dijadikan sebagai umpan balik dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga dapat dihasilkan perumusan kebijakan, strategi, dan program kebudayaan berbasis data emipiris.
diturunkan ke dalam bentuk indikator, dimana masing-masing dimensi memiliki satu hingga lima indikator. Integrasi antara CDIS dengan Strategi Kebudayaan menghasilkan dimensi dan indikator baru yang dianggap sesuai dengan karakteristik kebudayaan di Indonesia. Indeks Pembangunan Kebudayaan diharapkan dapat memberikan gambaran pembangunan kebudayaan secara lebih holistik dengan memuat 7 (tujuh) dimensi, yakni: (1) dimensi ekonomi budaya; (2) dimensi pendidikan; (3) dimensi ketahanan sosial budaya; (4) dimensi warisan budaya; (5) dimensi ekspresi budaya; (6) dimensi budaya literasi; dan (7) dimensi gender. Hasil dari penghitungan Indeks Pembangunan Kebudayaan dapat dijadikan sebagai umpan balik dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga dapat dihasilkan perumusan kebijakan, strategi, dan program kebudayaan berbasis data emipiris.
Detail Information
- Publisher
- Pusat Penelitian Kebijakan
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-03-29T03:34:28Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah