• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  2. Katalog
  3. Kisah Airlangga : rumah peradaban Lamongan
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Kisah Airlangga : rumah peradaban Lamongan

Nastiti, Titi Surti

Dari data historis diketahui bahwa Airlangga menjadi raja bukan karena ia adalah anak raja yang berkuasa. Ia adalah keponakan sekaligus menantu Raja Dharmawangśa Teguh, raja Matarām Kuna yang gugur karena serangan musuh. Ia pun hanya separuh Jawa, ibunya, Mahendradatta, adalah adik Dharmawangśa Teguh, namun ayahnya adalah Udayana, Raja Bali. Dengan diterimanya Airlangga menjadi raja, memperlihatkan bahwa masyarakat pada masa itu telah terbuka dan menerima adanya pluralisme. Pluralisme ini merupakan identitas lokal masyarakat Lamongan yang sudah ada sejak masa Airlangga dan mungkin sebelumnya, yang dibina terus sampai kini. Airlangga menjadi raja karena permintaan rakyat melalui para pendeta. Kedekatan Airlangga dengan para agamawan telah dibina semenjak ia masih dalam pelarian. Hal ini mencerminkan adanya demokrasi dimana suara rakyat didengar dan kaum agamawan bisa menjadi jembatan antara rakyat dengan pemerintah. Demokrasi ini juga terlihat dari isi prasasti yang dikeluarkan Airlangga selalu menuliskan semua nama penduduk desa yang hadir dalam upacara penetapan daerah perdikan.
Detail Information
Publisher
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
2020
Bahasa
id
Last Updated
2021-03-08T06:18:22Z
Subjects / Keywords
Literasi Kebudayaan Sejarah Indonesia
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
PERPUSTAKAAN SMA YASPORBI NPP 3174011E2000004
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Selamat datang di Perpustakaan SMA Yasporbi . Kami Memiliki koleksi yang beragam mulai dari buku cetak, buku elektronik, hingga database lainnya, kami hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi anda.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.924
Online: 2.924 Onsite: 0
Bulan ini 68.705
Online: 68.414 Onsite: 291
Total 147.507
Online: 124.541 Onsite: 22.966

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar