Tondowongso : tanda peradaban wangsa di Jawa abad XI-XIII Masehi
Riyanto, Sugeng
Buku ini merupakan hasil penelitian arkeologi murni yang
ditulis oleh seorang arkeolog, jebolan UGM, yang bertahun-tahun berkutat menekuni situs-situs yang terdampak letusan
gunung berapi. Diawali dari kisah penemuan candi di Dusun
Tondowongso, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten
Kediri, Sugeng Riyanto, penulis buku ini, memperkirakan
Situs Tondowongso dibangun pada kisaran abad XI M, masa
kerajaan di bawah pemerintahan Airlangga yang bertahta tahun 1019 M, atau masa sebelumnya dan terus eksis hingga masa Kadiri. Dalam catatan sejarah, masa Kadiri adalah masa sulit penuh intrik pergulatan politik dan bahkan perang saudara. Namun pada era itu pula justru melahirkakan tidak sedikit karya sastra brilian seperti Kitab Baratayudha, Lubdaka, dan Smaradhana, di samping bangunan monumental berupa candi maupun bangunan suci lainnya yang tak terhitung jumlahnya. Salah satu bangunan suci di era itu adalan candi Tondowongso. Dari latar belakang inilah dapat dipahami jika penulis buku memberi porsi lebih banyak tentang sejarah Kadiri dan era sebelumnya ketika kerajaan di bawah kekuasaan Airlangga.
ditulis oleh seorang arkeolog, jebolan UGM, yang bertahun-tahun berkutat menekuni situs-situs yang terdampak letusan
gunung berapi. Diawali dari kisah penemuan candi di Dusun
Tondowongso, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten
Kediri, Sugeng Riyanto, penulis buku ini, memperkirakan
Situs Tondowongso dibangun pada kisaran abad XI M, masa
kerajaan di bawah pemerintahan Airlangga yang bertahta tahun 1019 M, atau masa sebelumnya dan terus eksis hingga masa Kadiri. Dalam catatan sejarah, masa Kadiri adalah masa sulit penuh intrik pergulatan politik dan bahkan perang saudara. Namun pada era itu pula justru melahirkakan tidak sedikit karya sastra brilian seperti Kitab Baratayudha, Lubdaka, dan Smaradhana, di samping bangunan monumental berupa candi maupun bangunan suci lainnya yang tak terhitung jumlahnya. Salah satu bangunan suci di era itu adalan candi Tondowongso. Dari latar belakang inilah dapat dipahami jika penulis buku memberi porsi lebih banyak tentang sejarah Kadiri dan era sebelumnya ketika kerajaan di bawah kekuasaan Airlangga.
Detail Information
- Publisher
- Badan Penelitian dan Pengembangan
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-08-26T06:22:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah