Gerantung: Dari Perueren Ke Pentas Seni (Seri Informasi Sejarah Nomor 62 Tahun 2018)
Setyantoro, Agung Suryo
Alat musik tradisional yang satu ini terinpirasi dari seekor kerbau yang memakai kalung surban pada setiap berjalan nya kerbau ini menghasilkan bunyi, dulu pengembala kerbau di daerah Gayo memasang kalung surban pada leher kerbau bertujuan untuk pendeteksi keberadaan kerbau tersebut, karena ternak ini di lepas di hutan dan kemudian akan kembali ke kandangnya (uwer) setelah matahari terbenam. Dari sinilah munculnya alat musik Gerantung, Pola pikir yang kreatif ini tidak dimiliki oleh semua orang.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-09-04T07:45:49Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah