Model pemberdayaan perempuan nelayan melalui program pendidikan keaksaraan berbasis keterampilan
Kemendikbud, BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan
Perempuan nelayan atau istri nelayan sebagai pendamping hidup suami memiliki potensi yang handal untuk membantu perekonomian keluarga. Hanya saja keterbatasan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perempuan nelayan hanya menjadi pengurus rumah tangga saja.
Sedangkan pelibatan perempuan dalam mengolah hasil tangkapan cukup penting karena memiliki waktu yang banyak untuk melakukan kegiatan produktif. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan nelayan sangat penting dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan potensi bahari di pulau. Layanan program pendidikan yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan nelayan masih kurang pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat pulau. Oleh karena itu, peranan perempuan dalam pembangunan masyarakat perlu terus ditingkatkan, terutama dalam menangani berbagai masalah sosial dan ekonomi dan pengembangan sumberdaya manusia yang berkualitas. Masyarakat nelayan khususnya kaum perempuan merupakan anggota masyarakat yang kurang beruntung, karena rendahnya tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap kreatif, sehingga perlu diberdayakan melalui pemberian pengetahuan dalam bentuk introduksi teknologi menambah wawasan life-skills dan manajemen keluarga.
Berdasarkan latar belakang di atas, tahun 2016 BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan merencanakan kegiatan pengembangan model pendidikan masyarakat dengan judul Pemberdayaan Perempuan Nelayan Melalui Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Keterampilan. Guna memberikan gambaran dan acuan mengenai hal tersebut diperlukan model yang terstruktur dan sistematis.
Sedangkan pelibatan perempuan dalam mengolah hasil tangkapan cukup penting karena memiliki waktu yang banyak untuk melakukan kegiatan produktif. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan nelayan sangat penting dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan potensi bahari di pulau. Layanan program pendidikan yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan nelayan masih kurang pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat pulau. Oleh karena itu, peranan perempuan dalam pembangunan masyarakat perlu terus ditingkatkan, terutama dalam menangani berbagai masalah sosial dan ekonomi dan pengembangan sumberdaya manusia yang berkualitas. Masyarakat nelayan khususnya kaum perempuan merupakan anggota masyarakat yang kurang beruntung, karena rendahnya tingkat pengetahuan, keterampilan dan sikap kreatif, sehingga perlu diberdayakan melalui pemberian pengetahuan dalam bentuk introduksi teknologi menambah wawasan life-skills dan manajemen keluarga.
Berdasarkan latar belakang di atas, tahun 2016 BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan merencanakan kegiatan pengembangan model pendidikan masyarakat dengan judul Pemberdayaan Perempuan Nelayan Melalui Program Pendidikan Keaksaraan Berbasis Keterampilan. Guna memberikan gambaran dan acuan mengenai hal tersebut diperlukan model yang terstruktur dan sistematis.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulawesi Selatan
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2026-01-08T14:28:14Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah