Penerapan model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IX B pada materi Perubahan Sosial Budaya pada Masyarakat di SMP negeri 2 Bontang tahun 2011/2012
Yusmaleni, Yusmaleni
Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Bontang,
dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi siswa
saat mengikuti Pembelajaran IPS geografi khususnya untuk
materi perubahan sosial budaya pada masyarakat,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model
jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa, juga
bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa dan kendala
kendala yang dihadapi dalam pembelajaran dengan
penerapan model jigsaw. Penelitian ini Merupakan jenis
Penelitian Tindakan Kelas (class room action research)
dengan menggunakan 2 (dua) siklus. Subjek Penelitia
adalah kelas IX B SMP Negeri 2 Bontang, dengan jumlah
Siswa sebayak 34 Orang. Data diambil dengan tehnik
observasi atau pantauan untuk penilaiaan/ evaluasi hasil
belajar. Data dianalisis dengan menggunakan teknik
analisis dekriftif dan analisis kuantitatif inferensial untuk
mengetahui dinamika peningkatan dan perkembangan hasil
belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil
belajr siswa pada siklus terakhir mencapai tingkat
ketuntasan 87,5 %, atau 30 orang , sedangkan yang tidak
tuntas adalah sebanyak 4 orang 12,5%. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 35% dari siklus 1 ke siklus 2 atau dari 52,5%; dan 87,5 %.
dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi siswa
saat mengikuti Pembelajaran IPS geografi khususnya untuk
materi perubahan sosial budaya pada masyarakat,
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model
jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa, juga
bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa dan kendala
kendala yang dihadapi dalam pembelajaran dengan
penerapan model jigsaw. Penelitian ini Merupakan jenis
Penelitian Tindakan Kelas (class room action research)
dengan menggunakan 2 (dua) siklus. Subjek Penelitia
adalah kelas IX B SMP Negeri 2 Bontang, dengan jumlah
Siswa sebayak 34 Orang. Data diambil dengan tehnik
observasi atau pantauan untuk penilaiaan/ evaluasi hasil
belajar. Data dianalisis dengan menggunakan teknik
analisis dekriftif dan analisis kuantitatif inferensial untuk
mengetahui dinamika peningkatan dan perkembangan hasil
belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Hasil
belajr siswa pada siklus terakhir mencapai tingkat
ketuntasan 87,5 %, atau 30 orang , sedangkan yang tidak
tuntas adalah sebanyak 4 orang 12,5%. Terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 35% dari siklus 1 ke siklus 2 atau dari 52,5%; dan 87,5 %.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-11-06T02:31:44Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah