Hubungan ketetanggaan dan kehidupan komunal dalam menuju keserasian sosial di lampung
Waluyo, Harry; Johny Siregar, H.R; Adenan, Ita Novita; Sjamsidar, Sjamsidar
Dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga masyarakat orang
sering lupa atau tidak sadar bahwa mereka itu menjadi warga dari suatu ketetanggaan setempat di mana mereka tinggal. Kesadaran ini baru muncul kalau mereka itu memerlukan bantuan dari tetangganya. Sebagaimana halnya masyarakat pedesaan khususnya di Indonesia, orang-orang yang hidup dalam sebuah satuan ketetanggaan biasanya adalah juga orang-orang yang secara langsung ataupun tidak langsung terjalin dalam suatu hubungan kekerabatan, baik hubungan kekerabatan karena keturunan maupun hubungan ,kekerabatan melalui perkawinan. Tetapi dalam masyarakat perkotaan, dan lebih-lebih. pada masyarakat yang baru seperti kompleks pemukiman baru, hubungan di antara tetangga tidak terwujud seperti yang tampak di pedesaan. Hal ini disebabkan tidak adanya landasan tradisional seperti kekerabatan yang ada di pedesaan, yang memudahkan terciptanya satuan ketetanggaan. :Mengenai masalah ketetanggaan ini dapat diungkapkan melalui
laporan penelitian terhadap masyarakat desa Bojong, khususnya dusun Balam dan dusun Bojong di Lampung.
sering lupa atau tidak sadar bahwa mereka itu menjadi warga dari suatu ketetanggaan setempat di mana mereka tinggal. Kesadaran ini baru muncul kalau mereka itu memerlukan bantuan dari tetangganya. Sebagaimana halnya masyarakat pedesaan khususnya di Indonesia, orang-orang yang hidup dalam sebuah satuan ketetanggaan biasanya adalah juga orang-orang yang secara langsung ataupun tidak langsung terjalin dalam suatu hubungan kekerabatan, baik hubungan kekerabatan karena keturunan maupun hubungan ,kekerabatan melalui perkawinan. Tetapi dalam masyarakat perkotaan, dan lebih-lebih. pada masyarakat yang baru seperti kompleks pemukiman baru, hubungan di antara tetangga tidak terwujud seperti yang tampak di pedesaan. Hal ini disebabkan tidak adanya landasan tradisional seperti kekerabatan yang ada di pedesaan, yang memudahkan terciptanya satuan ketetanggaan. :Mengenai masalah ketetanggaan ini dapat diungkapkan melalui
laporan penelitian terhadap masyarakat desa Bojong, khususnya dusun Balam dan dusun Bojong di Lampung.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1989
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-10-23T03:00:04Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah