Wawacan Jayalalana
Masduki, Aam
Tujuan umum dari penulisan adalah agar basil analisis dan
pengkajian naskah Wawacan Jayalalana (WJ) diharapkan dapat memberi masukan dalam rangka pembinaan dan pengembangan kebudayaan daerah, khususnya kebudayaan Sunda, yang pada akhirnya dapat memberikan arah dan sasaran yang tepat dalam mencapai tujuan pembangunan nasional, yaitu membentuk manusia yang seimbang kehidupan jasmani dan rohani. Dengan kata lain mewujudkan keserasian hubungan antar manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan sesama umat manusia. Adapun sebagai tujuan khususnya adalah untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam naskah Wawacana Jayalalana. Dengan mengungkapkan nilai-nilai dalam naskah ini, maka diharapkan dapat lebih memperluas wawasan masyarakat Sunda dan masyarakat lainnya dalam menghadapi transformasi budaya yang senantiasa berlangsung, serta mengatasi beberapa dampak negatif pembangunan, seperti sikap individualistis, mental spiritual yang melemah, kesenjangan sosial yang melebar, disiplin sosial yang menurun.
pengkajian naskah Wawacan Jayalalana (WJ) diharapkan dapat memberi masukan dalam rangka pembinaan dan pengembangan kebudayaan daerah, khususnya kebudayaan Sunda, yang pada akhirnya dapat memberikan arah dan sasaran yang tepat dalam mencapai tujuan pembangunan nasional, yaitu membentuk manusia yang seimbang kehidupan jasmani dan rohani. Dengan kata lain mewujudkan keserasian hubungan antar manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan sesama umat manusia. Adapun sebagai tujuan khususnya adalah untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam naskah Wawacana Jayalalana. Dengan mengungkapkan nilai-nilai dalam naskah ini, maka diharapkan dapat lebih memperluas wawasan masyarakat Sunda dan masyarakat lainnya dalam menghadapi transformasi budaya yang senantiasa berlangsung, serta mengatasi beberapa dampak negatif pembangunan, seperti sikap individualistis, mental spiritual yang melemah, kesenjangan sosial yang melebar, disiplin sosial yang menurun.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1996
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-09-21T07:02:09Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah