Upacara tradisional (upacara kematian) daerah Jawa Timur
Mustopo, Habib; Kumalaningrum, Kumalaningrum; Soetrisno, Agung; Asharini, M; Adyarani, Adyarani
Secara umum inventarisasi dan dokumentasi kebudayaan Daerah
ini, bertujuan untuk menyediakan data dan informasi tentang nilai-nilai kehidupan tradisional masyarakat di Jawa Timur.
Tujuan yang khusus adalah bermaksud mengumpulkan data serta
mendeskripsikan upacara kematian yang masih ditradisikan serta dipelihara oleh masyarakat di Jawa Timur dewasa ini.
Dengan upacara kematian itu dimaksudkan tata perbuatan yang
berpola, diwujudkan dalam tingkah-laku, ucapan, anjuran, pantangan, serta penyertaan benda-benda tertentu, yang dilaksanakan dengan khidmat.
Terhadap upacara itu masyarakat bersikap patuh, hormat, dan
memeliharanya sebagai bagian yang sepantasnya dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara kematian sebagai unsur budaya yang masih ditradisikan hingga sekarang, pada hakekatnya dapat merupakan wahana proses sosialisasi kehidupan sosial-budaya, berfungsi untuk mengukuhkan nilai-nilai, norma-norma, yang menyangkut aspek pendidikan nonformal, aspek kesatuan yang mengikat hubungan keluarga dan kerabat,
serta memberi pedoman bagi anggota masyarakat, dalam menempatkan diri sebagai bagian dari kehidupan bersama.
Diharapkan dengan pencatatan dan dokumentasi upacara tradisional tentang upacara kematian ini, dapat digunakan sebagai bahan untuk menyusun dan merumuskan kebijakan pembinaan serta pengembangan kebudayaan daerah, dalam rangka pelestarian dan pengembangan kebudayaan Nasional.
ini, bertujuan untuk menyediakan data dan informasi tentang nilai-nilai kehidupan tradisional masyarakat di Jawa Timur.
Tujuan yang khusus adalah bermaksud mengumpulkan data serta
mendeskripsikan upacara kematian yang masih ditradisikan serta dipelihara oleh masyarakat di Jawa Timur dewasa ini.
Dengan upacara kematian itu dimaksudkan tata perbuatan yang
berpola, diwujudkan dalam tingkah-laku, ucapan, anjuran, pantangan, serta penyertaan benda-benda tertentu, yang dilaksanakan dengan khidmat.
Terhadap upacara itu masyarakat bersikap patuh, hormat, dan
memeliharanya sebagai bagian yang sepantasnya dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara kematian sebagai unsur budaya yang masih ditradisikan hingga sekarang, pada hakekatnya dapat merupakan wahana proses sosialisasi kehidupan sosial-budaya, berfungsi untuk mengukuhkan nilai-nilai, norma-norma, yang menyangkut aspek pendidikan nonformal, aspek kesatuan yang mengikat hubungan keluarga dan kerabat,
serta memberi pedoman bagi anggota masyarakat, dalam menempatkan diri sebagai bagian dari kehidupan bersama.
Diharapkan dengan pencatatan dan dokumentasi upacara tradisional tentang upacara kematian ini, dapat digunakan sebagai bahan untuk menyusun dan merumuskan kebijakan pembinaan serta pengembangan kebudayaan daerah, dalam rangka pelestarian dan pengembangan kebudayaan Nasional.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1984
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2019-08-14T08:16:02Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah