Pola kehidupan santri pesantren buntet desa Mertapada Kulon kecamatan Astanajapura kabupaten Cirebon
Amidjaja, Rosad; Hidayat, I. Syarief; Martono, Subiarto
Awal berdirinya Pesantren Buntet tidak dapat dilepaskan kaitannya dengan situasi politik, yaitu pada waktu pemerintah kolonial Belanda mulai menancapkan pengaruhnya di Kesultanan Cirebon, yang akhirnya membawa akibat kepemimpinan dan kewibawaan para sultan sebagai penguasa pribumi menjadi semakin mundur dan tidak akrab lagi
hubungannya dengan rakyat sebangsanya. Dalam situasi demikian, peran kepemimpinan sultan di kota menjadi lumpuh dan kemudian berpindah ke tangan para Kiyai yang tinggal, atau mengundurkan diri dari kota ke daerah pedesaan dengan perjuangan ideologisnya tidak mau bekerjasama dengan pemerintah kolonial. Prinsip ini pada dasarnya merupakan unsur ke arah terbentuknya pemikiran yang bersifat pra-politis yang menuju ke pembentukan gerakan nasional. Dengan kata lain, reaksi dari pada Kiyai terhadap politik kolonial merupakan suatu gerakan yang bersifat pra-nasional dari golongan elit agama.
hubungannya dengan rakyat sebangsanya. Dalam situasi demikian, peran kepemimpinan sultan di kota menjadi lumpuh dan kemudian berpindah ke tangan para Kiyai yang tinggal, atau mengundurkan diri dari kota ke daerah pedesaan dengan perjuangan ideologisnya tidak mau bekerjasama dengan pemerintah kolonial. Prinsip ini pada dasarnya merupakan unsur ke arah terbentuknya pemikiran yang bersifat pra-politis yang menuju ke pembentukan gerakan nasional. Dengan kata lain, reaksi dari pada Kiyai terhadap politik kolonial merupakan suatu gerakan yang bersifat pra-nasional dari golongan elit agama.
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1985
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-11T11:05:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah